NASIONAL

Mulai Kamis Besok, Warga Negara Asing Termasuk Timor Leste Dilarang Masuk Indonesia

K.A. Halim

ATAMBUA, Kilastimor.com–Demi mencegah semakin meluasnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenKumHAM) menerbitkan larangan bagi warga negara asing masuk Indonesia termasuk transit di wilayah Indonesia.
Demikian Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K.A. Halim kepada media ini, Selasa (1/4/2020).

Dia mengatakan, larangan masuknya warga asing itu tertuang dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.
Hal ini dilakukan sebagai upaya
mencegah penyebaran virus COVID-19 di Wilayah Indonesia.

Masih menurutnya, pelarangan orang asing masuk Indonesia termasuk warga Timor Leste ke Indonesia. “Terkecuali bagi masyarakat yang kawin campur Indonesia-Timor Leste. Sedangkan masyarakat biasa lainnya dilarang masuk Indonesia,” ungkapnya.

Disebutkan, orang asing yang dizinkan masuk yakni, pertama Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap. Kedua, orang asing pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas. Ketiga, orang asing pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas. Keempat, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan. Hal ini didasari oleh alasan
kemanusiaan (humanitarian purpose). Kelima, awak alat angkut baik laut, udara maupun darat dan keenam, orang asing yang akan bekerja pada Proyek-proyek Strategis Nasional.

Orang asing yang dikecualikan tersebut tentunya harus memenuhi persyaratan diantaranya, ada surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh
otoritas kesehatan dari masing-masing negara, telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah/negara yang bebas Covid-19, membuat pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 hari
dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Baca Juga :   Ekos Dances Co. Tampilkan Tarian Likurai Dihadapan Komunitas Salihara Jakarta. Selanjutnya Tour Asia, Australia dan Eropa

Peraturan ini lanjutnya, diberlakukan mulai Kamis (2/4/2020) sampai dengan masa pandemik COVID-19 berakhir yang dinyatakan oleh instansi yang
berwenang. “Mulai besok, kita terapakan aturan pelarangan ini,” pungkasnya. (ferdy talok)

Most Popular

To Top