TIMOR

Pakai Rp 725 Juta untuk Reses, DPRD Belu Dinilai Tidak Peka dengan Kesulitan Ekonomi Masyarakat

Pius Bere

KUPANG, Kilastimor-Reses DPRD Belu ditengah Pandemi COVID-19, mendapat sorotan dari Akademisi Fakultas Hukum Undana Kupang, Dr. Pius Bere SH. M.Hum.

Kepada media ini, Minggu (26/4/2020) Pius Bere mengemukakan, secara normatif dana reses tersebut sudah disetujui dan ditetapkan pada pembahasan anggaran DPRD Belu, sebagai dana operasional penunjang bagi setiap anggota DPRD.

Namun dalam situasi Pandemi COVID-19, harusnya wakil rakyat harus terketuk hati untuk ikut prihatin dan berempati dengan sebagian besar masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Jika mereka berkenan, anggota DPRD Belu dapat mendonasikan sebagian dana reses tersebut untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Idealnya, anggaran reses DPRD, direlokasi dan refocusing untuk menangani dampak ekonomi yang mulai terasa, apalagi masyarakat ekonomi lemah.

“Hanya apakah para anggota DPRD Belu ini berempati dengan nasib sebagian besar masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Jika hati nuraninya mementingkan diri sendiri, maka tentu upaya relokasi anggaran tidak akan mereka lakukan. Bila mereka memiliki kepekaan sosial yang tinggi, maka tentunya dana reses tersebut dapat direlokasikan untuk bantuan sosial. Saya berpendapat bahwa saat seperti inilah, kita dapat menilai apakah anggota DPRD lebih berpihak pada kepentingan rakyat atau mengutamakan kepentingan pribadi,” tutur Ketua Prodi Hukum Pidana itu.

Baca Juga :   Pengerjaan Jalan Lingkungan Wehali Diduga Bermasalah

Pages: 1 2

Most Popular

To Top