TIMOR

Gaji Guru, THR dan Honor Teda Dinas PKPO Malaka Segera Dibayarkan

Yohanes Bria Nahak

BETUN, Kilastimiror.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka, mengeluhkan terlambatnya pembayaran gaji bulan Mei.
Keterlambatan ini, karena terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2020, Kadis PKPO Malaka, Petrus Bria Seran, MM memasuki masa pensiun atau purna bakti.

Dengan demikian terjadi kekosongan jabatan kepala dinas maupun kekosongan Pejabat Pengguna Anggaran/Pejabat Pengguna Barang (PA) pada Dinas PKPO Kabupaten Malaka.
Dengan kekosongan jabatan kepala dinas saat ini, maka untuk memperlancar urusan kedinasan, Sekretaris Dinas diberikan tugas tambahan sebagai Plt. kepala dinas melalui surat Bupati Malaka Nomor : BKPSDM.870/306/V/2020, Tanggal 4 Mei 2020.

Sementara untuk kekosongan PA, maka dengan menunjuk pada surat Bupati Malaka tersebut, dinas melakukan usulan Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Kuasa Pengguna Barang (KPA) kepada Bupati Malaka untuk ditetapkan.

Pejabat KPA yang ditetapkan inilah yang diberikan kewenangan dan tanggungjawab untuk mengelola keuangan SKPD berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006.
Dan akhirnya kekosongan PA pada Dinas PKPO Kabupaten Malaka saat ini terjawab dengan penetapan KPA oleh Bupati Malaka, sehingga dinas boleh melakukan proses pengadministrasian keuangan dengan mengajukan permintaan pencairan gaji bulan Mei 2020, gaji/tunjangan hari raya (THR) dan honor bulanan bagi tenaga kontrak daerah (TEDA) di lingkup Dinas PKPO Kabupaten Malaka.

Plt. Kepala Dinas PKPO Kabupaten Malaka yang juga Sekretaris Dinas PKPO Kabupaten Malaka, Yohanes Bria Nahak, S.Sos, kepada wartawan di Betun, Jumat (29/5-2020) menjelaskan, untuk pelayanan administrasi kedinasan berjalan normal dengan memperhatikan protokol pencegahan COVID-19.

Baca Juga :   RSU SK Lerik Kota Kupang Miliki Klinik VCT HIV/AIDS

“Jadi untuk urusan administrasi ini tidak susah walau belum ada pejabat defenitif. Urusan surat menyurat selalu diseleksi prosesnya sesuai ketentuan dan untuk pengesahnya sesuai kewenangan jabatan, sehingga untuk surat-surat dinas biasa kami proses di dinas, tapi untuk surat dinas yang luas muatan hukumnya, selalu kami ajukan ke pejabat yang lebih tinggi untuk pengesahannya,” papar dia.

Lebih lanjut untuk urusan keuangan dinas, kata mantan Sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Malaka ini, upayanya adalah mengajukan usulan KPA ke Bupati Malaka dan usulan ini direspon dengan penetapan KPA, sehingga dinas boleh melakukan proses pencairan gaji maupun belanja dinas lainnya.
Khusus untuk honor bulanan TEDA, Tim keuangan dinas sementara melakukan pemberkasan dokumen gaji guru, staf dinas dan TEDA.

“Jadi untuk gaji guru kami sudah proses pencairannya dan sudah diposting ke rekening masing-masing guru. Kalau honor/gaji TEDA setelah daftar penerimaan ditandatangani oleh masing-masing TEDA kita segera proses pada minggu depan, untuk 5 bulan terhitung Januari-Mei 2020 dan honor TEDA dibayar berdasarkan riil mengabdi sesuai Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) dari masing-masing kepala sekolah, pembayarannya secara non tunai pada masing-masing rekening TEDA.

Sementara untuk bulan Juni 2020 sesuai Surat Edaran Bupati semua TEDA akan dirumahkan kecuali sopir dan penjaga kantor.
Demikian juga untuk THR, saat ini kami sedang menyiapkan dokumennya, sehingga dalam waktu dekat sudah bisa cair. (edy sumantri)

Baca Juga :   Ingin SDM ASN Kuat, Bupati Malaka Kirim 50 Orang Studi Magister
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top