HUKUM & KRIMINAL

Owner Arisan Online Listya Dewi Arisol Resmi Dilaporkan ke Polda NTT

Ferdinand Bae

ATAMBUA, Kilastimor.com-Setelah laporan polisi terkatung-katung di Polres Belu, sejumlah member Arisan Online (Arisol) dengan nama Grup Listya Dewi Arisol melaporkan owner yang juga adminnnya ke Polda NTT.

Pelapor, MFL dan rekan-rekannya didampingi Kuasa Hukum, Ferdinand Bae ketika ditemui (11/5/2020) mengemukakan, pihaknya telah melaporkan owner dan admin Listya Dewi Arisol, Cornelia Amelia (CA) yang beralamat di Atambua, Belu, ke Polda NTT.
CA dilaporkan karena diduga melakukan penggelapan uang arisol milik anggotanya. “Peran CA sebagai owner atau admin Listya Dewi Arisol adalah mengatur sirkulasi uang arisan bagi member,” ungkapnya.

CA menurut MFL, mendapatkan semacam uang jasa admin karena dirinya yang mengatur transaksi penerimaan dan transfer uang para member.

”Kami diajak masuk Listya Dewi arisol ini dipertengahan 2019.
Awalnya arisan online itu berjalan normal. Namun sejak Februari 2020, mulai macet dan tidak ada kejelasan,” bilang MFL.

Para member sambungnya, mengivestasikan uangnya ke Listya Dewi Arisol tersebut sebesar rata-rata Rp 70-an juta . Sehingga totalnya ratusan juta Rupiah.

Sejak macet Februari lalu ungkapnya, banyak member mempertanyakan di Grup whatsapp Listya Dewi Arisol. Namun dirinya dan rekan-rekannya selalu tidak mendapat penjelasan dari CA.
“Karena ketidakjelasan itu, kami laporkan ke penyidik Polres Belu. Setelah laporan tersebut, terjadi pertemuan kedua pihak untuk mediasi sebanyak dua kali dan rencananya dilanjutkan lagi setelah Paskah barusan, namun gagal,” terang dia.

Baca Juga :   Bupati Malaka Harus Perketat Izin Pengeluaran Kayu

Pihaknya kemudian memutuskan melaporkan ke Polda NTT, sebab member Listya Dewi Arisol tersebar pada beberapa kabupaten di NTT.

Laporan lanjutnya, sudah disampaikan Jumat (8/5/2020) lalu dengan Surat Tanda Terima laporan/pengaduan dari Polda NTT bernomor: STTL/B/199/V/RES.1.11/2020/SPKT.

Laporan dugaan penipuan dan penggelapan itu diterima BANUM I SPKT Polda NTT, Brigpol Kepala Joao Vrengqi Talan dan diketahui Atas nama SPKT Polda NTT, Arjun Komisaris, Muhamad Fakhrudin, S. Sos. M.Hum.

Sementara itu, kuasa hukum para pelapor Ferdinand Bae kepada media ini mengatakan dirinya akan mengawal dugaan penipuan dan penggelapan yang telah dilaporkan ke Polda NTT.

Hingga berita ini diturunkan, CA belum berhasil dikonfirmasi terkait laporan tersebut. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top