TIMOR

Pemda Belu Bakal Isi Lima Jabatan Eselon II yang Lowong

Anton Suri

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau lebih dikenal pejabat eselon IIB dilingkup Pemda Belu lowong.
Saat ini, sebanyak lima JPT yang lowong. Adapun lima JPT yang lowong dan perlu diisi antara lain, Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kadis Arsip dan Perpustakaan serta dua Staf Ahli Bupati Belu.

Bupati Belu, Willybrodus Lay yang dikonfirmasi Senin (25/5/2020) terkait sejumlah jabatan lowong mengemukakan, saat ini ada lima Jabatan Pimpinan Tinggi atau pejabat eselon II yang lowong.
Walau lowong lima jabatan itu, namun pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya, karena telah ditetapkan Pelaksana tugas (Plt) kepala pada tiga dinas yang ada.
Hanya saja, pihaknya menginginkan adanya pengisian lowongan tersebut, sehingga semua pimpinan defenitif bekerja dengan serius, untuk melayani masyarakat.

Disebutkan, dirinya sudah memanggil Kepala BKPSDMD Belu, untuk melakukan seleksi, guna pengisian jabatan lowong yang ada saat ini, termasuk dua staf ahli. “Saya sudah minta BKPSDMD Belu untuk lakukan seleksi, karena aturan mengizinkan jika hanya untuk mengisi jabatan lowong. Kalau mutasi rolling diantara pimpinan OPD tidak diizinkan,” ungkap politisi Demokrat itu.

Dia melanjutkan, untuk pengisian jabatan yang lowong, BKPSDMD akan melakukan seleksi terhadap pejabat eselon IIIA yang memenuhi syarat. Selanjutnya, hasil seleksi akan dilihat, siapa yang dinyatakan laik menduduki jabatan eselon 2 yang ada.
Dia berharap, BKPSDMD dalam seleksi nanti, akan mendapatkan pejabat-pejabat potensial, sehingga bisa menahkodai OPD yang ada.

Baca Juga :   Konser Slank: Jaga Nasionalisme dan Genjot Pembangunan di Perbatasan RI-RDTL

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Belu, Anton Suri ketika dihubungi media ini, Senin (25/5/2020) mengemukakan, melihat tenggat waktu pelaksanaan Pilkada Belu sesuai Perppu No 2 Tahun 2020 tentang Pilkada yang bakal digelar Desember 2020 nanti, sebenarnya tidak bisa dilakukan mutasi.

Akan tetapi sesuai ketentuan dari Bawaslu, yang menyebutkan kalau ada jabatan yang lowong bisa diisi.
Yang tidak diperbolehkan adanya rolling jabatan misalnya dipindahkan dari dinas A ke dinas B. “Contohnya, Saya dimutasi menjadi kadis perhubungan dari jabatan sebelumnya sebagai Ķepala BKPSDMD Belu, ini tidak diperbolehkan,” katanya.

Disebutkan, untuk pengisian jabatan yang lowong diperbolehkan, dengan melakukan seleksi atas pejabat eselon III untuk menjadi mengisi JPT. Hanya saja pengisian jabatan yang lowong, tetap harus melalui persetujuan dari Kemendagri dan KASN.

Pekan lalu ujarnya, dirinya telah dipanggil oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay untuk segera melakukan seleksi, guna mengisi lima JPT yang lowong saat ini. “Kami sudah diminta Bupati untuk lakukan seleksi, guna isi jabatan yang lowong sesuai ketentuan,” tuturnya.

Masih menurutnya, dalam seleksi nanti, harus sesuai dengan protokol kesehatan, dimana hanya menggunakan media daring atau online maupun video call. Seleksi tidak bisa dilakukan seleksi secara tatap muka.

Menyoal apakah telah menyurati Kemendagri dan KASN, dia mengatakan pihaknya akan segera menyurati, untuk mendapat pesetujuan. “Kita segera surati untuk dapat pesetujuan,” tukasnya.

Baca Juga :   Air Sehat iZaura Mulai Didistribusikan di Malaka

Untuk diketahui, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Belu, sebelumnya dijabat oleh Joaneta Mesak. Kini jabatan itu lowong karena Joaneta Mesak telah pensiun.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan lowong, karena Kadis sebelumnya, Ludovikus Manu memasuki masa pensiun.
Hal yang sama juga dengan Kadis Pehubungan Belu. Kadis sebelumnya, Mikhael Baba memasuki masa pensiun. Untuk Staf Ahli Bupati Belu, hanya tersisa satu orang yakni, Ely Rambitan. Sedangkan Patrisius Asa memasuki masa pensiun dan Aloysius Haleserens mengusulkan pensiun dini. (ferdy talok/advertorial kerja sama dengan dinas kominfo belu)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top