TIMOR

Pemda Belu Masih Lanjutkan WFH Bagi ASN. Ini Alasannya

JT. Ose Luan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Gubernur Provinsi NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat telah mengaktifkan ASN Pemprov bekerja di kantoran, dari sistem Work From Home (WFH) terhitung Senin (18/5/2020).

Terkait hal itu, Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan yang dikonfirmasi soal pengaktifan kembali ASN Pemda Belu untuk berkantor mengatakan, pihaknya belum sepenuhnya mewajibkan ASN kembali bekerja di kantor.

Pasalnya, ada edaran dari KemenPAN-RB yang membuat kebijakan WFH sampai 29 Mei 2020.

Dikatakan, memang ada surat dari Gubernur NTT kepada bupati dan wali kota, untuk mulai bekerja di kantor.
Akan tetapi, bupati dan wali kota diberikan kesempatan menyesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. “Jadi kita diberikan kesempatan untuk bekerja di kantor maupun WFH,” paparnya ketika dihubungi, Senin kemarin.

Masih menurut mantan Sekda Belu itu, selama ini ASN dilingkup Pemda Belu diberi kesempatan bekerja dari rumah atau WFH. Akan tetapi eselon 2 dan 3 dan 4, tetap bekerja di kantor.
Sedangkan pada OPD tertentu seperti RSUD, Dinkes, Pol PP, BPKAD dan Bapenda tetap bekerja. OPD lain, kerja ASN diatur bergilir.

Wabup melanjutkan, eskalasi COVID-19 di NTT masih jadi pertimbangan utama WFH bisa dilanjutkan dan akan ada penyesuaian sesuai kondisi kedepan.

“Kian banyaknya orang terpapar masih jadi pertimbangan utama WFH masih bsa dilanjutkan, dan akan ada penyesuaian sesuai kondisi perkembangan COVID-19 di Belu.

Baca Juga :   19 Partai Serahkan Dokumen ke KPU TTS. Partai Republik dan PBB tidak Lengkap

Bupati Belu, Willybrodus Lay yang dikonfirmasi media ini, Rabu (13/5/2020) membenarkan diperpanjangnya masa WFH bagi ASN dilingkup Pemda Belu.

Disebutkan, WFH di Belu diperpanjang sebagai tindak lanjut atas SE MenPAN-RB, soal ASN kerja dari rumah. WFH bertujuan agar memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Dia berharap, pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terhambat.

Dikemukakan, sejauh pihaknya melakukan evaluasi, pelayanan publik lancar saja, walaupun ASN bekerja dari rumah. “Kita harap hal ini dipertahankan dan tidak boleh ada keluahan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintahan. ,” pungkas dia.

Sementara itu, anggota Marthin Naibuti kepada media ini menyambut baik diperpanjangnya WFH bagi ASN. “Kita sambut baik WFH, yang bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19, apalagi saat ini jumlah orang terinveksi corona terus meningkat jumlahnya di NTT,” bilangnya.
Dia berharap agar pelayanan publik tetap berjalan lancar dan tidak hambatan di masa pandemi ini. “Kita harap pelayanan pemerintahan tidak terganggu,” tuntasnya. (ferdy talok/advertorial kerja sama dengan dinas kominfo belu)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top