RAGAM

Pernah Kontak Langsung dengan Orang yang Positif COVID-19, 23 Warga Belu jadi OTG

ATAMBUA, Kilastimor.com-Orang Tanpa Gejala (OTG) di kabupaten Belu meningkat tajam.

Sesuai data yang dirilis Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Belu, Rabu (20/5/2020) disebutkan, saat ini tercatat 23 OTG yang tersebar di Kabupaten Belu.
OTG yang ada, kini sedang menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Mereka dikategori OTG karena pernah berkontak langsung dengan orang terinfeksi COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Belu, Christorus M. Loe Mau yang dikonfirmasi media ini terkait 23 OTG, Kamis (21/5/2020) mengemukakan, meningkatnya OTG di Kabupaten Belu terjadi karena mereka berkontak langsung dengan orang yang positif COVID-19.

23 OTG terangnya, telah menjalani pemeriksaan di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD dan telah diambil sampel untuk pemeriksaan swab. “Sampel sudah dikirim Senin lalu,” tambahnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu itu menguraikan, pekan lalu ada seorang anggota Polri klaster Sukabumi dinyatakan positif COVID-19 setelah pulang ke Atambua.

Dalam pemeriksaan atau rapid test awal di Kupang, anggota Polri itu tidak reaktif. Pada rapid test kedua, hasilnya reaktif.
Karena hasil tes kedua itu, diambil sampel air liur untuk dilakukan pemeriksaan swab.
Sebelum hasil swab keluar, yang bersangkutan kembali ke Atambua, tempat tugasnya.

Selanjutnya urai dia, hasil swab yang bersangkutan keluar dan ternyata dinyatakan positif.

Baca Juga :   Lantik Lima Pejabat Eselon II, Wali Kota Kupang Minta Jangan Diinterprestasi dari Sudut Negatif

Selama di Atambua lanjutnya, yang bersangkutan telah berkontak langsung dengan rekan kerja dan keluarganya. Hasil tracing atau penelusuran, sebanyak 23 orang pernah berkontak langsung dengan yang bersangkutan. Karena hal itu, 23 warga Belu dinyatakan OTG.

Masih menurutnya, oknum anggota Polri klaster Sukabumi yang dinyatakan positif COVID-19, kini telah diisolasi di RSUD WZ. Johannes Kupang.

Mantan Camat Lamaknen itu meminta masyarakat terus menaati protokol kesehatan, dengan sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, jaga jarak dan menggunakan masker saat beraktifitas. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top