TIMOR

Perpenda Malaka Lahir untuk Menjaga Perdamaian dan Keadilan

BETUN, Kikastimor.com-Perkumpulan Penjaga Perdamaian dan Keadilan (Perpenda) Malaka terbentuk.
Organisasi itu siap mengawal, menjaga perdamaian dan keadilan di wilayah Kabupaten Malaka.

Organisasi itu didirikan pada 8 April 2020 dalam sebuah musyawarah besar organisasi.
Dalam musyawarah itu, semua jajaran menetapkan Marianus Robyanto Koen, ST. sebagai Ketua Umum.

Perpenda Malaka resmi berbadan hukum dengan terbitnya akta notaris ormas pada 27 April 2020 dan telah didaftarkan ke Bakesbangpol Kabupaten Malaka pada 5 Mei 2020.

Untuk mengesahkan organisasi itu, Rabu 6 Mei 2020 dideklarasikan Perpenda Malaka dengan motto “Mari Bersama Menjaga Perdamaian dan Keadilan”.

Sesuai siaran pers yang dikeluarkan Perpenda Malaka yang diterima redaksi media ini, Rabu (6/5/2020)
yang ditandatangani Ketua Perpenda Malaka, Robby Koen menyebutkan, Perpenda Malaka lahir untuk menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Malaka yang mana konflik sosial sering menjadi sajian dan tontonan.
Pelbagai persoalan ini memiliki sumber masalah yang cenderung beragam sehingga setiap dituntut untuk juga memikirkan setiap solusi dengan cerdas, teliti dan bijaksana.

”Problematika ini makin memuncak dengan makin meruncingnya berbagai aksi dan tindakan yang mengabaikan prinsip dan nilai-nilai keadilan yang seharusnya menjadi pedoman.
Ketidakadilan sering menjadi topik yang hangat dalam berbagai perbincangan lintas kalangan dan lintas usia,” tuturnya.

Atas dasar ini, maka lahirlah sekumpulan pemuda yang berangkat dari keprihatinan yang sama melihat problematika sosial yang ada, untuk segera dan sedapat mungkin mencarikan solusi terbaik plus bijaksana.

Baca Juga :   Mahasiswa ITB Sosialisasikan Jurusan di SMAN Harekakae

“Perpenda Malaka merupakan wadah yang dibentuk untuk menjadi garda terdepan menjaga perdamaian dan mengawal perjuangan menegakkan prinsip-prinsip keadilan berbalutkan nilai-nilai budaya yang sifatnya melekat dan menjadi bagian dari nilai dan tatanan hidup sosial masyarakat malaka,” tuturnya.

Perpenda Malaka bukanlah organisasi abal-abal dimana prosedur normatif organisasi telah dilalui dengan pengurusan semua persyaratan administratif pendirian ormas.

”Dengan terdaftar secara resmi, organisasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka dan stakeholder masyarakat lainnya dalam upaya mengurai dan mengentaskan berbagai problematika sosial kemasyarakatan yang terjadi di Malaka.

Mengusung motto “Moris Hamutuk Hodi Hader Rai Malaka Tetuk No Nesan” Perpenda harus menjadi corong pembaharu pola pikir dan seyogyanya menjadi organisasi milenial sekaligus suluh di tengah masyarakat. (edy sumantri)

Most Popular

To Top