TIMOR

Tiga Warga TTU Tewas Saat Bersihkan Sumur

Inilah proses evakuasi para korban.

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Tiga warga Takin, Desa Oenenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara meregang nyawa, saat membersihkan sumur milik Gregorius Amleni, Sabtu (16/5/2020) sekira pukul 07:20 Wita.

Ketiga korban masing-masing Eduardus Abi (20), Deodatan Sasi (23), dan Emanuel Toni (23). Ketiganya diduga kuat tewas akibat kekurangan oksigen dan gas beracun di dalam sumur.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pemilik sumur Gregorius Amleni meminta bantuan para korban dan rekan-rekannya untuk menguras sumur yang terletak di belakang rumahnya, menggunakan mesin penyedot air dengan imbalan Rp 50.000, Jumat (15/5/2020).

Para korban kemudian menguras sumur pada hari itu juga, dan dilanjutkan pada Sabtu pagi. Para korban dan rekan-rekannya lanjut menguras sumur menggunakan mesin pengisap air. Mesin tersebut diikat dengan tali dan dimasukkan ke dalam sumur yang kedalamannya kurang lebih 18 meter.

Saat proses pengurasan korban, Deodatan mengatakan gas mesin penyedot air berkurang sehingga air yang keluar tidak banyak. Korban Eduardus langsung membuka bajunya dan masuk ke dalam sumur dengan berpegangan pada tali dan menapak pada dinding sumur. Saat korban Eduardus mencapai genset serta menaikkan gas, tiba-tiba ia tergelincir dan jatuh ke dalam air.

Korban Deodatan yang melihat kejadian tersebut berusaha masuk ke dalam sumur dengan berpegangan pada tali untuk menyelamatkan korban Eduardus. Deodatan berusaha menarik Eduardus ke luar, akan tetapi tiba-tiba keduanya jatuh ke dalam air.

Baca Juga :   Anton Bele Siap Dampingi Agus Taolin Bertarung di Pilkada Belu

Melihat hal itu, korban Emanuel, yang sehari–hari bekerja sebagai tukang ojek, berusaha menyelamatkan Eduardus dan Deodatus dengan cara masuk ke dalam sumur menggunakan tali. Saat Emanuel sudah berada di dalam sumur, ia berteriak kepada rekan-rekannya untuk menariknya ke luar. Rekan-rekannya bersama masyarakat yang berada di TKP berusaha menarik Emanuel akan tetapi tiba-tiba ia jatuh ke dalam sumur.

Kapolsek Miomaffo Timur, Iptu Gustaf Steven Ndun yang memantau langsung ke tempat kejadian perkara mengatakan, dugaan sementara para korban diduga mati lemas akibat kekurangan oksigen dan gas beracun yang ada di dalam sumur.
Meskipun demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni kecelakaan ataukah ada tindak pidana didalamnya.

Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan patroli secara berkala di Desa Takin sebagai langkah antisipasi apabila keluarga korban melakukan protes dan tindakan anarkis terhadap keluarga pemilik sumur.

“Kita masih menungga tim SAR dari Provinsi karena disini kekurangan alat untuk evakuasi ketiga korban itu,” ujarnya.

Sementara itu, Tim SAR baru saja tiba di lokasi kejadian pada pukul 20:30 malam hari. (isto santos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top