TIMOR

TTS Zona Merah, Camat Wewiku Minta Petugas Posko Wajib Periksa Pelintas dari Kabupaten Tetangga

Bupati dan Kapolres ketika kunjungi Wanibesak.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sejak Posko Wanibesak, Desa Lorotolus dibuka sepekan terhitung Sabtu (16/5/2020) hingga Sabtu (23/5/2020), warga Kabupaten TTS yang datang berbelanja di desa Weoe, Kecamatan Wewiku sebanyak 1.231 orang.

Warga TTS yang merupakan kabupaten tetangga dengan Malaka, melintas untuk berbelanja di Desa Weoe, Malaka, petugas posko terapkan protokol Covid dengan melakukan pencatatan dan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas di Posko.

Demikian Camat Wewiku, Manfred Laak dalam laporannya disela kunjungan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno di Posko COVID-19 di Wanibesak, Sabtu (23/5/2020) lalu.

Disamping adanya warga TTS yang berbelanja di Malaka, juga sebanyal 190 tercatat sebagai pelaku perjalanan berisiko masuk ke Malaka.

Dari jumlah itu, sebanyak 94 orang sudah selesai melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dan 96 orang lainnya sedang menjalankan isolasi mandiri. Semua pelaku perjalanan berisiko dilaporkan dalam kondisi baik dan sehat.

Dikemukakan, kepada warga TTS yang melintas ke Weoe, Kabupaten Malaka, dia meminta harus mengenakan masker, wajib melewati Pos pemeriksaan di Wanibesak dan Pos COVID-18 di Lamea, agar terpantau petugas.

”Kami harus ingatkan hal itu, karena ada pelintas dari Kabupaten TTS datang di Wewiku lewat jalur tikus, untuk menghindari pemeriksaan petugas karena tidak mengenakan masker. Kita antisipasi karena TTS merupakan zona merah,” ungkapnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   Wawali: Anak di Kota Kupang Harus Gembira, Sehat dan Pintar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top