TIMOR

Marsel Mau Meta Dilantik jadi Pj. Sekda Belu. Wabup: BKPSDMD Segera Seleksi Sekda Defenitif

ATAMBUA, Kilastimor.com-Jabatan Sekda Belu yang hanya dijalankan Plt. Sekda sejak Januari 2020 lalu, akhirnya diisi dengan Penjabat (Pj) Sekda Belu.
Adalah Marsel Mau Meta yang resmi dilantik sebagai Pj. Sekda Belu, Senin (29/6/2020).

Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan dalam sambutan usai pelantik Pj Sekda mengatakan, proses pelantikan penjabat mengalami keterlambatan akibat Pandemi COVID-19.

Pj. Sekda katanya, bertugas selama tiga bulan kedepan. Selama masa jabatan itu, mulai dilakukan pelelangan jabatan Sekda oleh BKPSDMD, sehinggga bisa didapat sekda defenitif.

Terkait proses pelelangan sekda, Ose Luan berharap BKPSDMD segera memulai proses setelah adanya pelantikan Penjabat Sekda sehingga tidak terjadi kekosongan yang berkepanjangan.

Ose Luan menambahkan, seorang ASN harus berdedikasi dan loyal terhadap pimpinan karena itu menjadi penilaian dan harus menjaga diri selama memangku jabatan.

“Jujur itu ada pada orang baik, maka saya sering mengatakan jadilah orang baik saja, jangan jadi orang penting. Orang penting belum tentu jujur tetapi kalau orang baik itu pasti jujur,” ucapnya.

Jelang pelaksanaan pilkada ungkapnya, pemerintah daerah harus menjamin netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tidak terlibat dalam politik praktis selama pelaksanaan tahapan pilkada.

Selain itu, Pemkab Belu juga bertanggungjawab dalam menjaga situasi bebas dari COVID-19 dan tetap dalam zona hijau artinya menjaga masyarakat tetap berada dalam kondisi sehat sekalipun dalam era new normal.

Baca Juga :   Lagi, Pemkot Serahkan Bantuan kepada 107 Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Penjabat Sekda Belu, Marsel Mau Meta di Lantai I Kantor Bupati Belu mengatakan, ada banyak tugas dan tanggungjawab sebagai Pj. Sekda Belu, terutama dalam era new normal. Pihaknya terus berupaya menjaga kondisi daerah tetap masuk dalam zona hijau serta masyarakat harus semantiasa sehat dan bebas dari COVID-19.

Terkait Pilkada, dirinya meminta semua ASN harus netral dan jangan pernah terlibat dalam politik praktis, dengan mendukung salah satu paket tertentu, dan bagi ASN yang terlibat akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. (*/ferdy talok/advertorial kerja sama dengan dinas kominfo belu)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top