TIMOR

Pansus DPRD TTS Temukan Guru Honorer Bergaji Rp 106.000 Per Bulan

Heba Babys

SOE, Kilastimor.com-Panitia Khusus (Pansus) DPRD TTS melakukan uji petik lapangan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati TTS Tahun 2019.
Kali ini, pansus melakukan uji petik lapangan di Kecamatan Amanuban Tengah, Polen, Tobu, Oenino dan Mollo Utara.

Uji petik oleh pihak Pansus antara lain terkait pembangunan gedung dan pelayanan kesehatan, pembangunan ruas jalan perkerasan, lapen maupun hotmix dan sarana pendidikan.

Salah satu temuan Pansus dalam uji petik itu yakni SMAN Oenino, Kecamatan Oenino.
Sekolah yang berdiri sejak tahun 2014 dan mendapat izin operasional pada Oktober 2018, belum sepenuhnya berjalan maksimal.
Jumlah siswanya hanya 36 orang dengan jumlah Guru 15 orang, yang terdiri dari ASN satu orang dan 14 guru honorer.
Lebih parah lagi, gaji guru honor hanya Rp 106.000 sejak tahun 2018.

Anggota Tim Pansus, Heba Babys kepada media ini begitu kecewa dengan pembangunan yang ada, terutama dibidang pendidikan, apalagi terkait kesejahteraan guru.

Disebutkan, walaupun SMA merupakan kewenangan Pemprov NTT, namun harus tetap diperhatikan keberlangsungannya oleh Pemda TTS. Pasalnya, di sekolah itu, tempat anak-anak TTS memperoleh ilmu pengetahuan. “Kalau tidak diperhatikan, yang rugi kita orang TTS,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasek SMAN Oenino, Abdunius Lumboris yang dikonfirmasi media ini terkait gaji guru honorer yang begitu kecil mengatakan, sejak berdirinya sekolah ini, pihaknya sangat kekurangan dana untuk membayar honor guru. Alhasil, Rp 106.000 merupakan nilai yang mampu dibayar pihaknya. “Dana komite sangat kecil, jadi hanya itu gaji yang kami berikan,” tuturnya.

Baca Juga :   DPRD Malaka Dukung Mutasi Pejabat yang Mbalelo

Dia berharap, ada perhatian dari pemerintah, agar bisa mengatasi masalah kesejahteraan guru honorer di sekolah yang dipimpinnya. (neki nope)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top