TIMOR

Pengangkatan 1.712 Teko Guru Bermasalah, Banggar DPRD TTU Diperiksa Jaksa

Ketua DPRD TTU dan Mantan Ketua DPRD TTU pose bersama sebelum diperiksa di Kejari TTU

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Sejumlah Pimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT Periode 2014-2019 menghadiri undangan Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT), guru pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tahun 2018-2019.

Polemik status 1.712 orang tenaga kontrak guru yang direkrut Pemerintah Kabupaten TTU sebelum penetapan APBD tahun 2019 mulai mengerucut. Kendati perekrutan tersebut sebelumnya tidak terakomodir dalam APBD Induk tahun 2019, Pemerintah Daerah TTU bersikukuh mengangkat PTT sebanyak 1.187 tenaga tenaga kontrak guru tersebut dilakukan dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah, serta sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para tenaga kontrak guru.

Namun Badan anggaran DPRD TTU waktu itu hanya mengakomodir sebanyak 525 orang PPT sementara itu sebanyak 1.187 orang tidak di akomodir dan Pemda TTU melakukan pengangkatan PPT tanpa persetujuan Banggar DPRD TTU APBD 208-2019.

Dalam pantauan media ini, Pimpinan Banggar yang diperiksa diantaranya, Ketua DPRD TTU, Hendrik Frederikus Bana, Mantan ketua DPRD TTU periode 2014-2019 Hendrikus Frengky Saunoah, Wakil ketua DPRD TTU Amandus Nahas, Yasintus Lapenaif serta mantan Wakil ketua Periode 2014-2019 Yoseph Nube.

Kepada Wartawan Ketua DRPD TTU, Hendrik Frederikus Bana kepada media pada Rabu (3/06/2020) membenarkan, jika phaknya memperoleh surat undangan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU perihal adanya dugaan penyimpangan dalam pengangkatan PTT Guru pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU tahun 2018-2019.

Baca Juga :   PLN Peringati HUT ke-72 RI di Motaain Tapal Batas RI-RDTL

Tetapi dirinya tidak tahu menahu persoalan PTT karena baru saja dilantik menjadi anggota sekaligus Ketua DPRD pada Oktober tahun 2019. Namun, atas pemanggilan terhadap kelima anggota Banggar yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD TTU dirinya telah mengizinkan anggotanya memenuhi panggilan pihak kejari TTU.

Halaman : 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top