TIMOR

Wabup Belu Pantau Ruas Jalan Sukabiren-Asuulun yang Terputus Akibat Longsor. “Kita Segera Perhatikan”

Wabup Belu pantau jalan yang putus di Sukabiren.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan usai menyerahkan JPS di Kantor Lurah Rinbesi, Sabtu (37/6/2020) menyempatkan diri untuk melihat ruas jalan Sukabiren-Asuulun, Kecamatan Atambua Selatan yang putus akibat longsor.
Wabup Belu, Ose Luan bersama Anggota DPRD Belu, Yakobus Nahak Manek melihat dari dekat lokasi longsor yang hanya berjarak sekira 200 meter dari kantor Lurah Rinbesi.
Turut hadir, Kabag Pembangunan, Yulita Kali Mau, Camat Atambua Selatan, Silvi Amaral dan Lurah Rinbesi, Viana Tae serta Kasubag Protokol, Dio Seran.

Pantauan media ini, ruas jalan tersebut putus total, karena sebagian badan jalan tergerus longsor musim hujan lalu. Terlihat, bronjong yang dibangun tidak mampu menahan tanah dibagian atasnya.
Jika kondisi ini tidak ditangani, pada waktu-waktu mendatang akan mengancam pemukiman warga setempat.

Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan mengatakan putusnya ruas jalan yang menghubungkan ibukota Kecamatan Atambua Selatan patut diperhatikan oleh dinas teknis dalam hal ini Dinas PUPR.
Pasalnya, selain akses masyarakat terputus, juga bisa mengancam pemukiman warga setempat.
“Kita akan minta Dinas PUPR Belu beri perhatian untuk ruas jalan tersebut pada tahun mendatang,” paparnya.

Wabup juga meminta jika memungkinkan, bisa dilakukan pergeseran ruas jalan beberapa meter ke bagian kiri, atau pembukaan jalan baru. Dengan demikian akses kembali terbuka.

Senada, Anggota DPRD Belu, Yakobus Nahak Manek menyebutkan, terputusnya ruas jalan Sukabiren-Asuulun, harus mendapat perhatian serius pemerintah. Pasalnya ruas jalan itu merupakan akses alternatif ke Asuulun, Ibukota Kecamatan Atambua Selatan.

Baca Juga :   DPRD dan Pemkab Belu Bahas LKPj 2015. Pemerintah Ajukan Tujuh Ranperda

Pihaknya dalam sidang-sidang mendatang, terutama pembahasan RAPBD 2021 akan berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat setempat.

Jika terus dibiarkan, kata Ketua Bapenperda DPRD Belu itu, akan menimbulkan kerusakan lebih besar dan mengancam warga yang bermukin disekitaran lokasi longsor. “Kita akan perjuangkan adanya perbaikan di RAPBD 2021 mendatang,” ungkap Ketua Fraksi PAN itu.

Dia berterimakasih kepada Wabup Belu yang telah menyempatkan diri memantau lokasi jalan yang putus akibat longsor. Besar harapan pemerintah dan pihaknya bisa bersama menangani kerusakan yang terjadi pada tahun mendatang.

Camat Atambua Selatan, Silvi Amaral meminta ada perhatian atas ruas jalan yang ada. Pasalnya, warga Asuulun harus berputar melalui Motabuik, jika hendak datang ke Kota Atambua. “Ini jalan anternatif yang cepat. Kami harap segera ada perhatian Pemda Belu,” sebutnya.

Dia juga meminta dibangun juga jembatan permanen menggantikan jembatan gantung yang mulai termakan usia. Dengan begitu akses jalan akan semakin lancar nantinya.

Pada bagian yang sama, Lurah Rinbesi, Viana Tae menyebutkan, pihaknya akan segera mengusulkan perbaikan ruas jalan tersebut, demi membuka kembali akses jalan yang putus tersebut.

Pihaknya juga akan mengusulkan adanya pembuatan jalan baru, sebab akses yang ada tidak mungkin dipertahankan. “Kami sudah bicarakan dengan masyarakat Sukabiren. Pada prinsipnya, masyarakat setuju jika dibuka jalan baru. Hanya saja harus ada ganti rugi lahan yang dimanfaatkan nanti,” jelasnya. (ferdy talok/advertorial kerja sama dengan Dinas Kominfo Belu)

Baca Juga :   449 Orang Ikuti Test Calon Bintara TNI AD
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top