TIMOR

17 Pejabat Fungsional BKKBN NTT Dilantik. MenPAN-RB: Pejabat Harus Bebas Korupsi

KUPANG, Kilastimor.com-Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional melalui penyetaraan jabatan dilingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi NTT melalui virtual aplikasi Zoom, Jumat, (17/7/2020).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru, SE. MPH., mengemukakan pelantikan pejabat administrasi menjadi pejabat fungsional, berdasarkan Peraturan MenPAN-RB Nomor 28 tahun 2019 tentang penyetaraan jabatan administrasi kedalam jabatan fungsional dengan tujuan untuk menjamin kepastian dan pengembangan karier pejabat administrasi yang terdampak penyederhanaan birokrasi.

PerMenPAN-RB No. 28 Tahun 2019 merupakan instrumen yang memberikan peluang pengembangan karir agar organisasi pemerintahan tetap berjalan dengan sistem karier berbasis fungsional serta demi kesejateraan pegawai.

Pengalihan jabatan administrasi ke fungsional paparnya, juga dikarenakan basis kerja di organisasi pemerintahan tidak hanya di jabatan struktural saja, tetapi juga dijabatan fungsional.
Oleh karena itu mekanisme pengembangan karier, pengembangan kompetensi,penataan kelas jabatan formasi dan peta jabatan serta pola karier jabatan fungsional sudah harus menjadi perhatian.

Dilanjutkan, pejabat administrasi yang mengalami penyetaraan jabatan, dapat diberikan tugas dan fungsi koordinasi dan pengelolaan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya. Pemberiaan tugas dan fungsi koordinasi tersebut diberikan dalam bentuk tugas tambahan sebagai koordinator, tidak bersifat menetap dan didasarkan pada kebutuhan pelaksanaan tugas pada masing-masing unit kerja instansi pemerintah. Koordinator dan sub koordinator bukanlah jabatan tetapi merupakan peran.

Baca Juga :   Wabup Malaka Daniel Asa Tutup Usia

Sesuai Keputusan BKKBN kata Marianus, Perwakilan BKKBN NTT hari ini melantik 17 pejabat administrator menjadi pejabat fungsional.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, dalam sambutannya mengemukakan bahwa hari ini diseluruh provinsi di Indonesia melantik dan mengambil sumpah/janji bagi pejabat fungsional sebanyak 149 orang pejabat ahlimadya dan pejabat fungsional ahlimuda 522 orang, dengan 19 jenis struktur jabatan fungsional dan 298 orang jabatan masih dalam proses validasi di kemenpan RB dan akan dilantik dalam waktu dekat.

Hasto juga menyampaikan profisiat kepada semua pejabat yang dilantik dan harus menjalankan tugas yang diemban dan kerja dengan profesional.

BKKBN juga melaunching program dengan nama Bangga Kencana Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Kencana. Dengan harapan program ini lebih muda dikenal dan disosialisasikan ditenga masyarakat.

BKKBN juga menyiapkan layanan yang lebih baik dengan beberapa produk pil yang mengganggu ASI, maka disiapkan suntikan yang tidak mengganggu menstruasi.

Sementara itu, MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannyan menyampaikan pejabat yang dilantik harus hindari narkoba, radikalisme dan terorisme serta korupsi. Pejabat juga harus mengikuti protokol pemerintah karena corona virus yang sedang mengancam dunia ini sangat berbahaya bagi semua.

Ditubuh BKKBN lanjutnya, akan melakukan penyederhanaan birokrasi sehingga tidak tumpang tindi dalam pengambilan keputusan.

Ada lima hal yang menjadi skala perioritas yaitu pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, simplipikasi penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi. “Kita juga akan merubah pola pikir sesuai dengan visi misi presiden, dan target kami akan selesai pada bulan Desember mendatang,” terangnya.

Baca Juga :   Naik Tipe, Kodim 1604/Kupang Dikomandoi Kolonel

Ia juga menjelaskan bahwa birokrasi merupakan tulang punggung negara yang senantiasa bergerak secara dinamis. Tujuannya adalah untuk melayani masyarakat dengan cepat, mengambil kebijakan dan keputusan dengan tepat. (sani asa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top