RAGAM

Boikot Pos Kupang dan Timex, DPRD Sesalkan Pernyataan Bupati TTS

Eguesem Tahun

SOE, Kilastimor.com.Bupati TTS, Eguesem Tahun pada apel pagi, Senin (13/07/2020) di halaman kantor bupati menegaskan agar media cetak Harian Pos Kupang dan Timor Express dihentikan kerjasamanya.

Penegasan disampaikan didepan pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten TTS.

Bupati TTS, Eguesem Tahun ketika diwawancarai awak media terkait alasan boikot atas kedua media ity menyampaikan, akhir-akhir ini berita yang ditanyangkan atau dilansir oleh kedua media cetak ini, tidak berimbang. Pasalnya, tidak ada konfirmasi dari dua media tersebut atas berita yang dipublish.

“Sehingga dengan terpaksa pemerintah daerah harus menghentikan kerja sama dengan kedua media ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV, Marten Tualaka ketika dikonfirmasi terkait pemboikotan yang dilakukan oleh bupati TTS,tidak boleh ada upaya pembungkaman Pers, Era transparansi informasi saat ini media pers harus diberikan porsi dan ruang yang cukup dan fleksibel dalam berekspresi.

Sementara itu, anggota DPRD TTS, Uksam Selan sangat menyesalkan dengan pernyataan bupati.
“Sebagai anggota DPRD mempunyai fungsi pengawasan dan saya sangat menyesal bila ada pernyataan seperti itu. Bupati harus tau fungsi dan peran jurnalis dalam suatu pembangunan daerah,” terang dia.

Jika tidak berimbang lanjutnya, bisa klarifikasi dan menggunakan hak jawab dan hak koreksi. “Media adalah bagian dari mitra kita dan kita sama-sama mendukung pembangunan di kabupaten TTS. (neki nope)

Baca Juga :   Malaka Tembus 10 Besar Hasil UN SMP di NTT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top