TIMOR

Pemda Malaka Raih Mimpi WTP. SBS: Ini Hasil Kerja Pemda dan DPRD

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah (Pemda) Malaka meraih catatan luar biasa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Untuk pertama kalinya, Pemda Malaka meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019.

Raihan ini membuat Bupati Malaka dan segenap pimpinan OPD lingkup Pemkab Malaka begitu bahagianya.
Pasalnya, setelah Malaka mekar dari Kabupaten Belu, Malaka hanya meraih opini WDP sebagai prestasi tertinggi. Raihan ini menjadi catatan luar biasa di lingkup Pemda Malaka dibawah kepemimpinan Bupati, Stefanus Bria Seran.

Pengumuman LKPD Pemda Malaka tahun 2019 oleh BPK Perwakilan NTT dilakukan melalui vidio conference (vicon), Jumat (3/7/2020).

Kepala BPK Perwakilan NTT, Adi Sudibyo dalam vicon dengan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, Sekda Donatus Bere, Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, pimpinan OPD lingkup Pemkab Malaka mengumumkan hasil audit BPK.

Kepala BPK Perwakilan NTT, Adi Sudibyo dalam arahannya mengatakan, sebagaimana lazimnya penyerahan opini LKPD ini biasanya diberikan secara langsung. Namun, saat ini hanya bisa dilakukan melalui vicon karena dihadapkan dengan pandemi covid19.
Disamping hasil disampaikan melalui vicon, juga hasilnya dikirim melalui email Pemda Malaka dan DPRD Malaka.

Penilaian terhadap LKPD Malaka 2019, jelas Adi, dilakukan melalui dua tahapan yakni Februari-Maret 2020 dan April 2020. Dari keseluruhan hasil penilaian, BPK RI memberikan Opini WTP buat Pemkab Malaka.

Mendengar Pemda Malaka mendapat opini WTP, Bupati dan para pimpinan OPD menyambut dengan sukacita.

Baca Juga :   Willy Lay: Kami Tidak Balas Dendam, Tapi Kami Tegakkan Aturan

Kepala BPK Perwakilan NTT, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemda Malaka yang dengan gigih melakukan pembenahan dan mengikuti semua rekomendasi hasil temuan yang disampaikan tim auditor.

“Tanpa mengurangi hasil yang sudah diraih, tapi masih kita temukan beberapa permasalahan terutama penataan aset dan ketersediaan obat. Harapan saya masalah ini segera ditindaklanjuti sehingga tidak pengaruh pada opini berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, SBS sapaan karib Bupati Malaka menyampaikan terima kasih atas Opini WTP yang untuk pertama kali diraih Pemda Malaka.

Dia mengaku, sejak 2014 silam, Pemkab Malaka mendapat opini disclamer. Kemudian pada 2015 kembali memperoleh disclamer. Atas sejumlah pembenahan, pada 2016 saat adanya bupati defenitif, Pemda Malaka meraih opini WDP. WDP juga diperoleh tahun anggaran 2017 dan 2018. “Dan pada 2019, kita berhasil raih WTP. Ini hasil kerja keras kita membenahi pengelolaan keuangan dan aset daerah,” paparnya.

Keberhasilan kata dia, ini bukan atas kerja bupati saja atau sekda saja, tetapi semua tim mulai dari pimpinan OPD sampai ke pemerintah desa.

“Ini hasil kerja semua komponen dibawa pengawasan DPRD dan didampingi para auditor tanpa putus asa, berjuang bahu membahu sehingga mimpi WTP dapat terwujud di tahun 2019,” tukasnya, sembari menambahkan, setelah pengumuman ini, pihaknya akan melakukan rapat pembagian tugas, guna melengkapi kekurangan yang direkomendasikan.

Masih menurutnya, Pemda Malaka akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk mempertahankan Opini WTP ini. “Karena sekian tahun sudah bersama berjuang dan harus mampu mempertahankannya,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga :   KPU Belu Verifikasi Berkas Dukungan Balon DPD RI Agustinus Lesek

Terpisah, Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran mengapresiasi raihan Opini WTP atas LKPD Malaka tahun 2019. Dirinya berharap prestasi ini wajib dipertahankan.

“Pemkab Malaka telah pedomani proses akuntansi. Apabila ada kekurangan diharapkan bisa diperbaiki kedepan. Atas nama lembaga saya ucapkan selamat dan terima kasih serta perlu dipertahankan,” tutupnya. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top