TIMOR

Tak Terima BLT, Puluhan Warga Desa Nasi Datangi DPRD TTS. “Kami Kecewa dengan Kinerja BPMD”

SOE, Kilastimor.com-DPRD Kabupaten TTS didatangi puluhan masyarakat dari Desa Nasi, Kecamatan Amanatun Utara.
Pantauan kilastimor.com Selasa (7/7/2020) kedatangan warga desa itu untuk mengadukan sejumlah persoalan terkait pengelolaan bantuan untuk warga.

Salah satu warga Desa Nasi kepada DPRD TTS mengatakan, bantuan untuk warga akibat COVID-19 bermasalah. Semua bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah bermasalah akibat data yang tidak akurat baik ditingkat desa maupun di Dinas Sosial TTS.

Disebutkan, pihaknya datang mengadu, karena tidak mendapatkan bantuan apapun, sementara salah satu pengusaha mendapatkan PKH dan BLT.

Anggota DPRD TTS, Jason Benu usai menerima aduab warga mengatakan, Dinas PMD TTS harus bertanggungjawab atas pendobelan tersebut. “Saya kecewa sekali, kenapa itu terjadi. Tidak boleh ada lagi pendobelan lagi. Untuk data, harus benar-benar valid dan tidak seenaknya saja. Semua data harus divalidasi ulang,” tegas Jason.

Merlina Lakapu, salah satu Anggota DPRD juga menambahkan, kasus data penerima PKH dan BLT bukan saja di Desa Nasi tapi semua desa yang ada di TTS.
Data yang diajukan salah karena tidak proporsional dan mementingkan yang punya hubungan dengan aparatur desa.
Para camat katanya, harus mengecek agar akurat.

Pada tempat yang sama, Anggota Pansus DPRD TTS, Thomas Lopo merasa kecewa dan ditipu, sebab di Desa Nasi dibangun 8 buah rumah dan enam rumah sudah diresmikan oleh Dinas PMD TTS, sedangkan dua lainnya masih dikerjakan.
“Peresmian model apa ini. Ada delapan rumah, tapi hanya enam rumah yang selesai dan dua rumah belum selesai dikerjakan,” bilangnya. (neki nope)

Baca Juga :   Bupati Malaka Tinjau Bronjong Penahan Banjir dan Longsor
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top