TIMOR

Kepala BAIS Minta Setiap Permasalahan di Perbatasan RI-Timor Leste Harus Diselesaikan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) TNI, Marsdya TNI, Kisenda Wiranatakusumah mengunjungi Belu, Kamis (20/8/2020).
Kepala BAIS dan rombongan dalam kunjungan kerja itu menyempatkan diri mengunjungi PLBN Motaain Agustus 2020, pukul 09.45 wita, bertempat di PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecatam Tastim, Kabupaten Belu.

Pantauan media ini, tiba di PLBN Motaain, Kepala BAIS melakukan pertemuan di Gedung Utama Lantai III PLBN Motaain.

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sekaput sirihnya mengemukakan,
Kabupaten Belu di masa Pandemi COVID-19 dalam keadaan aman walaupun masyarakat sedikit merasa ketakutan. “Puji Tuhan Kabupaten Belu sampai dengan saat inj masih dalam zona hijau. Akan tetapi kita tetap waspada dengan tetap menjalankan protokol pencegahan COVID-19,” bebernya.

Untuk kegiatan lintas batas di PLBN terang dia, hanya diberlakukan sehari dalam seminggu di masa pandemi COVID-19.

Permasalahan perbatasan yang terjadi dan belum tuntas yakni Sungai Malibaka, Turiskaian, Kecamatan Raihat. Dimana masyarkat Indonesia dan Timor Leste meributkan penggunaan sumber air yg berada di sungai, namun permasalahan tersebut sudah diatasi dengan berkoordinsi dengan Pihak Timor Leste.

Sementara itu, Kepala BAIS, Marsdya TNI, Kisenda Wiranatakusumah dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh CIQS yang bertugas di PLBN Motaan Motaain.
Dia berharap setiap lembaga yang ada bersama-sama untuk saling bersenergi serta saling tukar informasi terkait perkembngan di wilayah perbatasan.

Baca Juga :   Anggota Paskibra Malaka Mulai Dikarantina

Disebutkan, fasilitas PLBN Motaain saat sudah sangat baik, sehingga perlu diberikan pelayanan, sehingga ada kesan baik oleh warga negara tetangga.

“Di PLBN Motaain terdapat beberapa lembaga yakni CIQS yang mempunyai tugas pokok masing-masing ataupun tupoksi masing-masing. Tapi juga menjadi duta-duta untuk negara kita memperlihatkan wajah Indonesia yang tertib dan ramah di PLBN Motaain. Dengan sendirinya masyarakat dari luar, khususnya dari Timor Leste melihat kita orang Indonesia
lebih baik lebih, lebih nyaman dan memang itu yang kita harapkan,” tuturnya.

Indonesia urai dia, mempunyai beberapa perbatasan seperti perbatasam RI-Papua Nugini dan Malaysia. Diperbatasan itu, sering terjadi permasalahan dengan negara-negara tetangga, namun karena petugasnya solid serta bersinergi dengan baik, sehingga negara tetangga iri.

Dia berpesan agar tetap mengikuti protokol COVID 19 demi kesehatan orang baik. “Saya juga berterimakasih kepada masyarakat yang mau membantu para petugas, sehingga situasi di masa pandemi tetap kondusif. Kami juga beri apresiasi dan terima kasih kepada Administrator PLBN Motaain bersama TNI/Polri dapat mengatasi berbagai masalah dikawasan perbatasan. Saya yakin kedepan tantangan dan ancaman tidak akan menjadi ringan, sehingga kita tidak boleh berhenti untuk meningkatkan profesionalisme dan keterpaduan untuk mengatasinya. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top