TIMOR

21.430 Warga Malaka Belum Rekam KTP-e

ATAMBUA, Kilastimor.com-Warga Kabupaten Malaka yang belum melakukan Perekaman KTP-e sebanyak 21.430 jiwa dari total Warga yang Wajib memiliki KTP-e sebanyak 137.918 jiwa.

“Warga yang sudah memiliki KTP-e per 18 Agustus 2020 sebanyak 116.488 jiwa, sehingga sisanya masih 21.430 jiwa yang harus melakukan perekaman KTP-e.
Berbagai upaya sudah dilakukan Dispendukcapil untuk merealisasikan perekaman KTP-e di desa dengan sistim jemput bola namun hasilnya tidak optimal karena warga kurang responsif dan sebagian masih berada diluar Malaka,” kata Kadispendukcapil Malaka, Ferdynandus Rame di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2020).

Dikatakan, hingga saat ini Dispendukcapil Malaka tetap melakukan terobosan dengan cara jemput bola ke desa-desa, namun hasilnya tidak optimal karena minimnya animo warga untuk melakukan perekaman KTP-e di desa.

”Dispendukcapik sudah mengedarkan formulir untuk pengisian data di 127 desa namun hanya 58 desa yang merespon dan memasukkan datanya di Dispendukcapil. Sementara itu 69 desa belum masukkan datanya padahal per 5 September 2019 sudah bagi formulir. Contohnya saja di desa Fahiluka masih ada 538 orang belum photo padahal petugas kita sudah jemput bola ke lokasi,” ungkapnya.

Di Desa Umatoos terangnya per 4 September 2019, warga yang belum rekam KTP-e sebanyak 489 orang. Ketika didatangi petugas di desa hanya 33 orang yang melakukan perekaman KTP-e.

Dia berharap kepala desa dan camat proaktif menyiapkan rakyatnya agar terkoordinir sehingga saat berkunjung ke desa Dispendukcapil, agar bisa diberikan pelayan yang optimal kepada rakyat. Pelayanan bukan saja untuk pembuatan e-KTP baru tetapi juga dokumen kependudukan lainnya seperti kartu keluarga, akta kelahiran dan lainnya.

Baca Juga :   MK Terbitkan e-BRPK Gugatan Sahabat. Ini Nomornya

Masih menurutnya, Dispendukcapil Malaka setiap harinya bisa melayani pencetakan KTP-e rata-rata 200 keping.

”Dalam laporan ke kementrian kita saat ini memiliki 16.000 keping blanko KTP dan sisanya 9.525 keping. Dari jumlah itu setiap hari kita bisa cetak rata-rata 200 keping /hari maka waktu yang dibutuhkan 48 hari. Paling lama Bulan Oktober sudah normal. Selain mencetak KTP baru kita juga
ganti KTP Belu ke Malaka termasuk penduduk yang wajib KTP tiap hari .
Seharusnya kebutuhan kita 12.111 keping,” tuntasnya. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top