POLITIK

Deklarasi Fresh Dihadiri Ribuan Warga TTU

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Frengky Saunoah SE dan Drs. Amandus Nahas dengan tagline Fresh mendeklarasikan diri maju Pilkada 9 Desember 2020. Acara tersebut dilakukan di Balai Biinmaffo pada Minggu (30/08/20) yang dihadiri ribuan masyarakat TTU.

Hadir dalam kegiatan deklarasi tersebut diantaranya Ketua DPD Partai Hanura Provinsi NTT Refafi Ga, Ketua DPD PDIP Provinsi NTT Emi Noemleni, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Jefri Riwu Kore dan para pimpinan partai pengusung lainnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Jefri Riwu Kore dalam orasi politiknya mengatakan, alasan Partai Demokrat mengusung Paket Fresh karena paket tersebut diyakini mampu membawa perubahan bagi Kabupaten TTU.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di Kabupaten TTU masih hidup dalam kemiskinan, sehingga harus ada pemimpin yang dapat memberikan optimisme bagi masyarakatnya. Paket Fresh memiliki pengalaman di legislatif dan mengetahui betul permasalahan yang dialami oleh warga TTU.

“Sehingga kami percaya bahwa kedua dua orang ini bisa membantu masyarakat untuk keluar dari hidup susah, karena kami yakin dua orang ini punya kemampuan yang luar biasa selama menjadi anggota DPRD TTU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Ga mengatakan, seluruh masyarakat di TTU harus bergandengan tangan untuk mendukung serta menenangkan Paket Fresh untuk menjadi Bupati dan wakil bupati TTU.

Jika semua sepakat dan bergandengan tangan, maka pasti Paket Fresh menang dalam Pilkada TTU karena negara ini telah memberikan kedaulatannya kepada setiap warganya untuk menentukan sendiri pemimpinnya.

Baca Juga :   Jelang Pilkada, KPU Belu Tetapkan DPT Sebanyak 132.271 Pemilih

“Karena itu bapak dan mama jangan takut dan jangan ragu untuk memilih paket Fresh. Tentu dengan memilih paket Fresh maka paket Fresh akan melihat kepentingan masyarakat. Keduannya akan menggerakkan ekonomi sehingga bisa meningkatkan pendapatan perkapita masyarakatnya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PDIP NTT, Emi Noemleni meminta kepada seluruh masyarakat supaya bisa memilih pemimpin yang dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat, bukan pemimpin yang memberikan ketakutan kepada masyarakatnya.

“Oleh karena itu bapak mama tidak boleh takut datang hari ini ke sini, tidak boleh dalam kondisi takut, sebagai pemimpin tidak boleh memberikan rasa takut kepada rakyatnya tapi justru harus memberikan perlindungan kepada masyarakatnya,” ujarnya.

Pasangan Frengki Saunoah, SE dan Drs. Amandus Nahas dengan tagline FRESH mengusung visi, mewujudkan TTU BERSINAR. Adapun BERSINAR merupakan akronim dari BERmartabat, Sejahtera, Inovatif, Adil dan Responsif. FRESH diusung oleh 7 partai politik dengan total 12 kursi yakni Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai PDI Perjuangan, Partai Perindo, Partai PKS, PAN dan Partai Berkarya.

Ketika ditanya soal program unggulan yang akan dijalankan oleh FRESH saat terpilih nanti, Frengki Saunoah menyampaikan bahwa, salah satu yang akan dilakukan adalah program pembangunan rumah bagi warga yang tidak mampu.

Masyarakat yang memiliki rumah tidak layak dan rusak adalah masyarakat yang tidak mampu. Pada dasarnya, katanya, warga kita tidak memiliki kemampuan untuk membangun rumah yang layak huni.

Baca Juga :   SN: Pensiunan Diminta Kembalikan Kendaraan Dinas

“Oleh karena itu, saat terpilih nanti kita tidak ingin membebani warga dengan swadaya yang masyarakat sendiri tidak sanggup melakukannya. Kita tidak sekedar ingin membuat janji agar terpilih. Kita sudah menghitung kemampuan keuangan daerah dan kita yakin hal ini bisa kita wujudkan,” paparnya.

Lebih lanjut Mantan Ketua DPRD TTU itu mengatakan, program yang akan dicanangkan bersinergi dengan program pemerintah pusat, pemerintah propinsi dan desa melalui dana desa dengan tujuan agar warga yang tidak mampu dibangunkan rumah dan nanti masyarakat siap untuk terima kunci.

“Ketika warga yang tidak mampu dituntut untuk berswadaya dapat menyebabkan bangunan rumah yang dibuat tidak berkualitas dan kemudian gampang rusak serta tidak tahan bencana, baik itu gempa maupun angin kencang. Tetapi, ketika kita bisa membangun sebuah rumah yang utuh bagi warga maka di sana kita bisa memiliki standar kualitas yang sesuai dan tahan terhadap bencana angin kencang yang sering melanda daerah kita,” ungkapnya.

Ketua DPD PDIP TTU itu menjelaskan, Fresh akan menghidupkan rantai nilai di daerah TTU seperti tukang-tukang local dapat diberdayakan untuk membangun rumah layak huni yang tersebar di semua wilayah, usaha batako dan batu merah yang dimiliki oleh masyarakat dapat beroperasi, toko-toko bangunan dan berbagai usaha yang mendukung pembangunan rumah dapat terus beroperasi dan mendapatkan kebagian pekerjaan yang proporsional.

Baca Juga :   Rapat Persiapan New Normal, Jam Kerja ASN Malaka Dibagi Dua Shift

Adapun pembangunan rumah layak huni ini, jelasnya, melekat pada visi mewujudkan TTU yang bermartabat, misi meningkatkan daya saing daerah dengan menggerakkan sector unggulan daerah dan mengandung pengertian meningkatnya kepercayaan diri, kebanggaan, status dan harga diri masyarakat TTU di mata dunia karena memiliki daya saing dan tingkat kesejahteraan yang lebih baik.
“Selain pembangunan rumah layak huni yang melekat pada misi ini, FRESH juga focus pada pengembangan produk unggulan daerah yang berbasis pada pertanian seperti, peternakan sapi, jagung dan ubi kayu, kelor dan porang,” jelasnya. (isto santos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top