TIMOR

Kehadiran Pjs Bupati Belu untuk Memenangkan Paslon yang Diusung Nasdem? Ini Jawaban Zaka Moruk

Zakarias Moruk

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati dan Wabup Belu, Willybrodus Lay-JT. Ose Luan sedang menjalani cuti diluar tanggungan negara, karena kampanye kontestasi Pilkada Belu.
Cutinya pasangan incumbent itu, mengharuskan adanya Penjabat Sementara (Pjs).
Kini Pjs Bupati Belu, Zakarias Moruk yang merupakan Kaban Keuangan Provinsi NTT telah bertugas.

Hadirnya Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk menimbulkan sejumlah selentingan dimana Pjs hadir untuk memenangkan Paslon yang diusung Nasdem. Pasalnya, Zaka Moruk merupakan orang Provinsi dan berkiblat ke Gubernur NTT yang berasal dari Nasdem.

Namun hal ini ditepis Pjs Bupati Belu itu.
Dia menegaskan komitmennya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Belu.

Diaa juga menepis isu yang berkembang bahwa kehadiran Penjabat yang memiliki tujuan untuk memihak pada salah satu calon yang diusung oleh Partai NasDem. “Saya PNS, jadi harus netral juga. Kita ingin Pilkada berjalan dengan aman dan penuh kekeluargaan,” bilangnya.

“Isu yang menyatakan Pjs Bupati Belu akan memenangkan paket yang diusung oleh Partai NasDem sangat tidak benar. Karena kehadiran penjabat untuk menjalankan tugas pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan dan pembangunan yang akan berjalan selama 71 hari kedepan,” ungkap Zakarias kepada media, Senin (28/9/2020) di Kantor Bupati Belu.

Terkait menjaga Netralitas ASN, Zakarias menjelaskan bahwa sejak bertugas hari pertama, pihaknya bersama BKPSDMD setelah berkoordinasi dengan Bawaslu, melakukan rapat bersama semua pimpinan OPD, camat serta kepala desa/lurah untuk memberikan penegasan terkait netralitas ASN serta sanksinya.

Baca Juga :   Sebelum 17 Agustus, Pejabat Eselon Sudah Dilantik. Bupati Malaka: Kita Tempatkan Pejabat Sesuai Kompetensi

“Kami telah rapat bersama dengan semua Pimpinan OPD (badan/dinas/bagian), camat, desa/lurah untuk mengingatkan kembali dan menegaskan sanksi bagi ASn yang melanggar netralitas karena masih banyak ASN yang belum paham akan sanksinya, sehingga kami berharap agar semua ASN tetap menjaga netralitas dalam moment pilkada saat ini,” tutup Zaka Moruk. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top