TIMOR

Penderita COVID-19 Dievakuasi ke RSUPP Betun. SBS: Malaka Masih Zona Kuning

Evakuasi penderita COVID-19 di Betun.

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) selaku Ketua Umum Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 kepada wartawan menjelaskan mengenai Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Malaka yang menimpa pegawai salah satu instansi di Kabupaten Malaka.

Disebutkan, penderita pernah menghadiri kedukaan di Jogjakarta.
Sewaktu dia kembali dari Jogjakarta, yang bersangkutan, berinisiatif menjalani rapid test di RSUPP Betun.

Karena hasil rapid test reaktif, yang bersangkutan diambil swab untuk dites di Laboratorium di RSU WZ. Johannes Kupang. Hasilnya ternyata Positif. Hanya yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis.

Usai mengetahui hasil tes swab, yang bersangkutan langsung menjalani isolasi mandiri di tempat tinggalnya, dibawah pengawasan petugas Kesehatan dan petugas keamanan selama 24 jam.
Akan tetapi, yang bersangkutan saat ini telah dievakuasi ke RSUPP Betun untuk menjalani isolasi di ruang isolasi yang telah disiapkan pihak RSUPP Betu. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan terhadap yang bersangkutan.

“Semua keluarga atau teman-temannya yang pernah kontak kontak dengan penderita, sudah dilakukan rapid test oleh tim gugus tugas guna memastikan mereka tidak tertular,” kata SBS saat konferensi pers bersama media usai kafe morning bersama para pimpinan OPD di kantor Bupati Malaka, Senin (14/9/2020).

Mengenai kasus ini SBS, Mengimbau agar Masyarakat tidak perlu panik dan ketakutan, tetap melakukan aktifitas seperti biasa. Mematuhi Protokol Kesehatan era covid-19 , tetap menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas, menghindari kerumunan, Jaga menjaga aman, makan dan minum teratur serta selalu terapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan

Baca Juga :   Danramil Kota Atambua Tempel Stiker HUT RI

Status Kabupaten Malaka katanya, masuk zona kuning, bukan Zona Merah. Karena yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis.

Bupati SBS menegaskan, melihat hal ini, pintu pos penanganan COVID-19 tetap berjalan dan belum boleh ditutup. Pihaknya akan tetap terus melakukan pengawasan dan memperketat di pintu-pintu masuk pelaku perjalanan yang akan masuk ke Kabupaten Malaka yang ada di tiga titik yaitu pintu masuk dari Talimetan, Nurobo dan pintu masuk Lamea. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top