TIMOR

Puas dengan Kinerja Bupati dan Wabup Belu, Warga Maudemu Nyatakan Dukungan Penuh untuk Sahabat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pasangan Calon Bupati dan Wabup Belu, Willybrodus Lay-JT. Ose Luan terus memanfaatkan masa kampanye untuk bertemu konstituen.
Selasa (30/9/2020), pasangan yang merupakan pasangan petahana atau incumbent itu melakukan kampanye rapat terbatas di Desa Maudemu, Kecamatan Lamaknen dan Halimodok, Kecamatan Tasifeto Timur.

Pantauan media ini, di Desa Maudemu,Cabup Belu, Willy Lay melakukan kampanye rapat terbatas disejumlah titik. Warga Desa tersebut sangat antusias mengikuti kampanye paket Sahabat itu, karena Sahabat telah melakukan sejumlah perubahan pada desa itu, dimana jalan telah dihotmix dan tersambung dengan sabuk merah perbatasan, termasuk listrik dan lainnya.

Warga Desa Beisurik salah satu titip kampanye sahabat meneriakkan yel-yel Sahabat dengan semangatnya, yakni Sahabat heser-heser dan Sahabat satu kali lagi.
Ande Mau salah satu warga menyebutkan, pihaknya akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan Sahabat di Maudemu.

Warga Desa Maudemu terang dia, baru merasakan kemerdekaan disaat Willy Lay-Ose Luan memimpin Belu. “Kami punya jalan sudah hotmix dan listrik sudah masuk. “Kami baru merdeka secara benar dua tahun terakhir. “Selama ini, bupati ganti bupati kami selalu terbelakang. Sekarang kami sudah maju,” tuturnya.

Sementara itu, Cabup Belu, Willy Lay dalam orasi politiknya mengatakan masyarakat silahkan menilai calon pemimpin yang ada. Ada yang sudah mewujudkan keinginan masyarakat sedangkan ada yang baru sebatas janji.

Baca Juga :   23.640 KPM Segera Terima Bansos dari Pemkot Kupang

Dia mengemukakan, pihaknya memiliki lima program utama dalam memimpin Belu periode mendatang. pertama pendidikan, kesehatan, infrastruktur pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pariwisata. Untuk pendidikan, pihaknya siap memberikan seragam gratis bagi murid SD dan Siswa SMP. Selain itu, bagi yang berprestasi, akan diberikan beasiswa di perguruan tinggi.
Untuk kesehatan, pihaknya akan menuntaskan Jamkesda bagi masyarakat tidak mampu. Jadi kita gratiskan berobat, tapi melalui jamkesda yang terintegrasi dengan BPJS. “Kita gratiskan tapi tidak tabrak aturan atau regulasi,” tegasnya sembari menambahkan, pihaknya akan meningkatkan insentif bagi kader posyandu.
Sedangkan untuk infrastruktur, pihaknya akan mengaspal seluruh jalan menuju ke desa. Sedangkan untuk pariwisata dan budaya, pihaknya akan memberi insentif kepada ketua suku atau tokoh adat, makoan dan makleat.

Pada bagian akhir, dia meminta masyarakat Desa Maudemu untuk mempercayakan pihaknya memimpin Belu lagi, demi menuntaskan program-program tersisa.

Sementara itu, anggota DPRD Belu, Agus Pinto, Manuel Talisuma, Apin Saka dan Kobus Manek senada menyebutkan, masyarakat jangan percaya dengan janji-janji. Masyarakat harus teguhkan hati memilih pemimpin daerah yang sudah berbuat. “Janji berobat gratis itu tidak benar, karena tabrak aturan. KTP itu kartu identitas diri, bukan kartu BPJS. Berobat pakai Jamkesda, KIS dan BPJS bukan pakai KTP,” tuntas mereka. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top