POLITIK

DPP Demokrat: Untuk Memenangkan Pilkada Butuh Supertim Bukan Superman

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Zona III Daratan Timor dan Alor. Rakorda yang digelar Sabtu (7/11/2020) mengambil tema “Sukses Koordinasi dan Sukses Pilkada”.

Hadir dalam Raķorda itu antara lain, Wakil Ketua DPP Demokrat, MM. Ardy Mbalembout, Ketua DPD Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore, Anggota DPR RI, Anita J. Gah, Cabup-Cawabup Belu, Willy Lay-Ose Luan, para ketua DPC se-Daratan Timor dan Alor, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota.

Ketua DPD Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore dalam sambutan saat membuka Rakorda yang digelar dikediaman Willy Lay dibilangan Haliren, Atambua Selatan mengemukakan, rapat koordinasi yang digelar merupakan bentuk konsolidasi untuk memenangkan paket yang diusung di Pilkada Belu, TTU, Malaka dan Sabu Raijua.

Konsolidasi dilakukan agar semua kader partai bersatu dan bergandengan tangan untuk memenangkan pilkada yang dihelat.

Jefri Riwu Kore yang juga Wali Kota Kupang itu menegaskan tidak boleh ada kader yang mbalelo atau mendukung paket lain. “Ini merupakan bentuk ketegasan dari partai. Kita akan buang kader yang bikin kaco dan bikin masalah didalam partai. Kalo ada, kita pecat dan kita cari kader baru,” katanya.

Dia juga meminta para anggota DPRD, pengurus partai untuk berjuang memenangkan Pasangan Sahabat di Belu, Fresh di TTU dan SBS-WT di Malaka. “Anggota DPRD itu besar karena partai, jadi harus kerja untuk partai. Jika mbalelo, kita akan beri sanksi tegas. Setiap anggota PAC dan pengurus partai juga ada sanksi jika tidak bekerja,” pintanya.

Masih menurutnya, dalam rangka memenangkan Pilpres, maka harus dimenangkan melalui pilkada. ‘Mulai sekarang kita berjuang mulai dari pilkada,” sambungnya.

Langkah-langkah yang patut dijalankan yakni pastikan sosialisasi agar orang mengetahui Partai Demokrat dan AHY sebagai Ketua Umum. Disamping itu, lakukan Konsolidasi dengan semua pihak, agar sukses Pilkada dan Sukses Pemilu serta Pilpres.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP yang juga Anggota Mahkamah Partai Demokrat, MM. Ardy Mbalembout kepada media ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi rakorda yang digelar DPD Demokrat NTT.
Rakorda merupakan upaya untuk menyatukan gerak langkah untuk memenangkan paslon yang diusung dalam pilkada disetiap daerah yang menggelar Pilkada.

Khusus untuk Pilkada Belu, dia mengajak pengurus maupun wakil rakyat atau DPRD untuk bersama bekerja memenangkan pasangan Willy Lay-Ose Luan (Sahabat). Dengan begitu, serambi NKRI dengan Timor Leste dapat dibangun secara berkelanjutan.

Kepada kader partai yang mbalelo, dia menegaskan sanksi tegas menunggu. Untuk wakil rakyat akan di PAW, sedangkan untuk kader lain lihat kesalahannya hingga dipecat. Hal ini untuk menunjukan keseriusan partai menghadapi ajang Pilkada.

Dia meminta agar semua kader menjadi supertim, bukan superman. Dengan supertim, setiap hajatan politik akan diperjuangkan untuk dimenangkan, terutama Pilkada yang sedang berlangsung saat ini. “Kalau supertim, pasti kita menang. Ini yang harus dilakukan untuk memenangkan pesta politik,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Panitia Rakorda, Pius Huke berterimakasih kepada pengurus DPP, DPD dan DPC Demokrat Belu yang telah bersama menyukseskan rakorda ini.

Dia berharap, melalui rakorda ini, ada semangat baru dari setiap kader, untuk berjuang memenangkan paslon yang diusung, terutama Willy Lay dan Ose Luan di Kabupaten Belu. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top