RAGAM

DPRD Belu Minta PJS. Bupati dan Kabag Umum Tidak Tutupi Kerusakan Mobdin Bupati

Marthen Naibuti

ATAMBUA, Kilastimor.com-Mobil Dinas (Mobdin) Bupati Belu DH 1 E, yang pecah kaca depan dan hingga kini belum diketahui siapa pengemudinya mendapat sorotan tajam dari DPRD Belu.

Salah satu sorotan datang dari anggota DPRD Belu, Marthen Naibuti dari Fraksi Gerindra, ketika diwawancarai media ini, Jumat (4/12/2020).

Anggota DPRD Belu dua periode itu menyebutkan, ada yang aneh terkait rusaknya mobil dinas Bupati Belu, yang diduga dilempar orang tak dikenal.
Keanehan itu terlihat dari bedanya komentar PJS. Bupati Belu, Zakarias Moruk dan Kabag Umum Setda Belu, Yustinus Loko juga Kepala Seksi Rumah Tangga, Maksi Bria.

Disebutkan, mobil dinas yang disimpan di rumah pribadi PJS. Bupati Belu, harusnya selalu diketahui penggunaannya oleh pihak terkait. Pasalnya, mobil dinas itu hanya dipakai oleh bupati dan tidak boleh ada pihak lain yang memanfaatkan mobdin bupati.

Jika PJS. Bupati maupun Kabag dan jajarannya tidak mengetahui kerusakan itu, adalah sesuatu yang mustahil dan ada yang ditutupi.
“Itu mobil khusus bupati. Bagaimana PJS. Bupati dan Kabag tidak tahu. Mobil itu hanya untuk bupati dan orang diluar itu tidak bisa manfaatkan,” tuturnya.

Para pejabat yang ada, harusnya tidak boleh menutup-nutupi kejadian sebenarnya, dan siapa yang menggunakan mobil tersebut, hingga dilempat OTD di Ailomea, Lahurus.

Dia mendesak Kabag Umum untuk menjelaskan secara detail kejadiannya. Jika tidak, pihaknya akan memanfaatkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membuka semua secara terang-benderang.

Baca Juga :   Sekda Malaka Ikut Video Conference dengan Kemendagri. "Pemda Sudah Sosialisasi COVID-19 Hingga RT/RW"

Sementara itu, anggota DPRD Belu lainnya, Manuel do Carmo mengemukakan, pihaknya akan mendorong dilakukan RDP, sebab diduga ada pelanggaran pemanfaatan fasilitas untuk bupati berupa mobil dinas, bahkan diduga dimanfaat untuk kepentingan politik Pilkada Belu.

Diberitakan sebelumnya, Mobil Dinas Bupati Belu dengan Nomor Polisi DH 1 E, dilempar Orang Tak Dikenal (OTD) di Pertigaan Ailomea, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Peristiwa itu terjadi Senin (30/11/2020) sekira pukul 23:00 Wita.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini, mobil dinas Bupati Belu itu dioperasikan menggunakan plat hitam dengan Nomor Polisi DH 6963 BE.

Mobil dinas orang nomor satu di Belu itu, dilempar OTD tepat dipertigaan Ailomea. Akibat lemparan itu, kaca mobil dinas itu pecah.
Untuk diketahui, mobil pajero hitam tersebut bergerak dari pertigaan Haekesak-Weluli menuju Atambua dan belum diketahui siapa yang mengemudikannya. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top