RAGAM

Sah!!! Bandara El Tari Masuk Wilayah Kota Kupang

KUPANG, Kilastimor.com-Bandar Udara Internasional El Tari Kupang resmi masuk dalam wilayah administrasi Kota Kupang. Sebelumnya segmen ini terbagi dua, sebagian masuk dalam wilayah Kabupaten Kupang dan sebagian lagi masuk dalam wilayah administrasi Kota Kupang.
Dua kepala daerah, Wali Kota Kupang dan Bupati Kupang dalam rapat pembahasan batas daerah di ruang rapat Gubernur NTT, Senin (28/12) kemarin akhirnya bersepakat untuk menyerahkan kawasan bandara El Tari Kupang masuk ke dalam wilayah administrasi Kota Kupang.
Sementara untuk kawasan Nasipanaf akan disesuaikan dengan kondisi sosiologis dan politik masyarakat di kawasan tersebut, berdasarkan data wilayah pemilihan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang mempertemukan dua kepala daerah tersebut menyampaikan kesepakatan penentuan batas wilayah tentunya selalu merujuk pada Undang-Undang.  Mengenai segmen Bandara El Tari menurutnya tidak mungkin diambil alih oleh dua pemerintah daerah sekaligus. Karena itu dalam pertemuan tersebut, Gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah berusaha menjadi mediator yang memberi jalan tengah penyelesaian sengketa batas wilayah yang sudah berlangsung lama tersebut. Akhirnya disepakati pilar batas yang selama ini membelah bandara masuk dalam dua wilayah dinyatakan tidak berlaku. Dia optimis penyesuaian batas wilayah ini tidak merugikan rakyat karena tidak ada hak kepemilikan warga atas tanah yang hilang.

Baca Juga :   Kapela St. Alexander Haitimuk Ditahbiskan Uskup Atambua

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M.,M.H., pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT dan jajarannya yang sudah mengambil sikap dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah ini. Diakuinya Gubernur tentu sudah melihat berbagai aspek sebelum mengambil keputusan ini. Pemerintah Kota Kupang menurutnya siap menerima apapun keputusan yang diambil oleh Gubernur terkait batas wilayah ini. “Kami siap terima apapun keputusan soal batas wilayah, karena pada dasarnya tujuan kita sama yakni membangun NTT dan mensejahterakan rakyat,” pungkasnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top