RAGAM

Sukseskan GKH, Wali Kota Kupang Gandeng Member Group WA Keluhan Warga dan Mahasiswa Lakukan Penghijauan

Wali Kota Kupang tanam pohon.

KUPANG, Kilastimor.com-Demi menyukseskan Gerakan Kupang Hijau, yang dicanangkannya, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M.,M.H., berusaha menjalin kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat.
Kali ini giliran anggota group WA Keluhan Warga dan mahasiswa yang digandeng. Bertempat di jalur 40 kelurahan Manulai II, Sabtu (19/12), Wali Kota bersama dua kelompok ini melakukan penanaman pohon.

Penanaman pohon dilakukan sebagai aksi mewujudkan Kota Kupang yang hijau dan bentuk tanggung jawab masyarakat Kota Kupang yang menginginkan kota ini dihijaukan oleh pepohonan yang memberikan banyak dampak positif.
Aksi tanam pohon juga sekaligus menjadi contoh bagi setiap masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menanam pohon menghijaukan Kota Kupang.

Wali Kota Kupang disela-sela penanaman pohon mengungkapkan bahwa cuaca di Kota Kupang semakin panas sehingga sangat perlu untuk dilakukannya penanaman pohon. Kegiatan penanaman pohon hari ini juga sebagai aksi peduli akan gerakan menghijaukan Kota Kupang menurutnya perlu didukung. “Pohon-pohon yang ditanam sangat membantu dalam membuat Kota Kupang menjadi sejuk. Bukan hanya itu, pohon-pohon yang ditanam memiliki manfaat yang sangat penting yaitu sebagai penyerapan air sehingga ke depan Kota Kupang tidak hanya menjadi sejuk namun penyediaan air tanah juga menjadi semakin baik,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga bagi semua yang turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon untuk mendukung gerakan Kupang Hijau dan aksi peduli hijaukan Kota Kupang. Ditambahkannya bahwa yang dilakukan adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk memajukan dan menghijaukan Kota Kupang lewat penanaman pohon, untuk itu dia meminta agar semua yang berpartisipasi menjadi pembawa pesan bagi seluruh keluarga dan kenalan untuk ikut terlibat dalam menanam pohon di lingkungan masing-masing demi kebaikan bersama yang manfaatnya akan dirasakan 10 hingga 20 tahun yang akan datang.

Baca Juga :   Buka Rakor Tim Terpadu, Wawali Kupang Ingatkan Potensi Konflik Sosial

Halaman : 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top