HUKUM & KRIMINAL

Aliansi Pemuda Peduli Kemanusian Minta AD Dibebaskan

Ist

ATAMBUA, Kilastimor.com–Akulina Dahu (AD) yang belum lama ini ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran pidana Pilkada Belu 9 Desember 2020 oleh Polres Belu. Penetapan tersangka berdasarkan laporan Gakumdu Bawaslu Belu itu, mendapat perhatian Aliansi Pemuda Peduli Kemanusian, Kamis (7/1/2021).
Aliansi menduga janggal dan ada diskriminasi oleh penyidik.

Aliansi Pemuda Belu Peduli Kemanusiaan Kabupaten Belu meminta AD untuk segera dibebaskan oleh Polres Belu.

Aksi damai yang digelar Aliansi Pemuda Belu Peduli Kemanusiaan itu mulai bergerak dari titik kumpul di Taman Fronteira Garden Atambua sekira pukul 10.30 Wita.

Aksi damai yang dipimpin Remigius Bere sebagai penanggungjawab dan koordinator aksi, Marselus Seran itu bergerak dari Taman Fronteira Garden menuju Rumah Jabatan Bupati-Cabang SMAK Suria-Cabang Central.

Selanjutnya bergerak melintasi depan Gereja Katederal-Simpang Lima, depan Polres Belu dan akan finish di Gedung DPRD Belu.

Untuk diketahui, Akulina Dahu dilaporkan ke Polres Belu oleh Gakumdu Bawaslu Belu, karena diduga terlibat tindak pidana pilkada. Alhasil, Polres dalam penyelidikan dan penyidikan menetapkan Akulina Dahu sebagai tersangka dan ditahan karena memilih menggunakan KTP yang beralamat Malaka. Tidak saja itu, dua anggota KPPS TPS 02, Desa Nanae Noe juga dinyatakan tersangka dan berkas telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belu, karena lalai. (ferdy talok)

Baca Juga :   Operasi Zebra, Puluhan Kendaraan di Malaka Terjaring
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top