HUKUM & KRIMINAL

Novan Manafe Sebut Isu MK Tolak Gugatan Sahabat Hoax

KUPANG, Kilastimor.com-Rumor Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Perhitungan Pilkada Belu 2020 hoax belaka.
Hal ini dikatakan Novan Manafe selaku Kuasa Hukum Pemohon, Willybrodus Lay-JT. Ose Luan, ketika menghubungi media ini, Kamis (7/1/2021).

Disebutkan, pihaknya menyebut hoax karena yang meniup isu tersebut tidak tahu dan tidak membaca tahapan jadwal penyelesaian sengketa di MK.

“Mereka yang omong itu tidak tahu tahapan dan jadwal MK, sehingga bicara seenak perutnya dan membuat opini sesat kepada masyarakat untuk menciptakan kegaduhan,” bilangnya.

Sesuai tahapan dan jadwal ungkapnya, pada 6-15 Januari 2021, MK menyiapkan pencatatan gugatan PHPU yang diterima ke dalam e-BRPK atau buku elektronik yang memuat nomor perkara, nama Pemohon dan kuasa hukum serta Termohon. Karena itu, pengumuman diterima tidaknya gugatan berdasarkan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) ataupun e-BRPK akan dilakukan pada 16 Januari mendatang.

Dikemukakan, sengketa PHP Pilkada Belu 2020 yang diajukan paket Sahabat bakal diterima, sebab selisih suara hanya sekira 0,01 persen. “Kami berkeyakinan sengketa yang kami ajukan diterima, karena selesih suara tidak melebih ambang batas yang ditentukan,” ujarnya.

Novan Manafe menyebutkan, pihaknya juga dalam sengketa itu, telah mangajukan berbagai bukti kepada MK, untuk mendukung gugatan yang diajukan. (*/ferdy talok)

Baca Juga :   Pemkot Kupang Gandeng Kimia Farma Buat Hand Sanitizer dan Desinfectant Spray
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top