POLITIK

Parera: Kami Diinstruksikan Tak Hadiri Pembukaan Kota Suara di KPU Belu

Andre Parera / Kominfo Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pembukaan kotak suara oleh KPU Belu tanpa dihadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin (25/1_2021) kemarin, diakui oleh Andre Parera selaku Ketua Bawaslu Belu.

Ketika dikonfirmasi media ini, Senin (25/1/2021) malam, Andre Parera mengaku kalau pihaknya dari Bawaslu tidak hadir dalam pembukaan kotak suara oleh KPU Belu untuk mengambil dan menggandakan sejumlah dokumen, guna menghadapi sengketa Pilkada Belu 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK). “Ya benar, kami tidak hadir untuk menyaksikan pembukaan kotak suara,” ujarnya.

Dikemukakan, pihaknya tidak hadir dalam kegiatan pembukaan kotak suara dikarenakan beberapa faktor. Pertama, pihaknya diinstruksikan Bawaslu RI untuk tidak menghadiri pembukaan kotak suara. “Kami diinstruksikan tidak perlu hadir,” paparnya.
Kedua, pembukaan kotak suara merupakan kegiatan diluar tahapan pilkada, sehingga tidak ada kewajiban Bawaslu Belu melakukan pengawasan. “Itu bukan tahapan Pilkada Belu. Jadi kami tidak hadir pun tidak masalah,” tuturnya.

Masih menurut dia, ketiga, pembukaan kotak merupakan urusan internalnya KPU Belu, dalam rangka mengumpulkan data menghadapi sidang. Sama halnya dengan KPU Belu, pihaknya juga mengumpulkan data menghadapi sidang MK nanti.

Menyoal apakah tidak ada ekses yang timbul akibat ketidakhadiran Bawaslu Belu, dia mengatakan yang pasti tidak, bila tidak menimbulkan persoalan.
Sebaliknya jika masyarakat merasa ada kejanggalan dan melaporkan hal itu, tentunya merupakan urusan KPU Belu. “Kalau bermasalah ya kita siap terima pengaduan, kemudian dikaji lebih lanjut. Kita tidak ingin seperti di Malaka, dimana Bawaslu hadir dalam pembukaan kotak suara. Namun sehari kemudian dilaporkan oleh tim paslon. Siapa yang harus tangani? Ini jadi persoalan,” tuntasnya.

Baca Juga :   Hitungan Final, SBS-DA Raub 44.907 Suara

Pada bagian akhir, ketika singgung soal persiapan Bawaslu Belu menghadapi sidang di MK, dia mengatakan pihaknya sementara berada di Jakarta. Tentunya, Bawaslu akan menjadi pihak terkait, sehingga semua dokumen telah disiapkan. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top