TIMOR

Penyiar RRI Atambua Positif Covid-19, Ini Pesannya

Margo Cahyo

ATAMBUA, Kilastimor.com-Penyiar RRI Atambua, Margo Cahyo yang dinyatakan positif Covid-19, sesuai “hasil rapid test antigen di RS Sito Atambua memberikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Belu dalam videonya yang berdurasi dua menit yang telah beredar luas.

Sebagaimana video yang didapat media ini, Margo Cahyo yang karib disapa Agi bercerita tentang dirinya terkena Covid-19.
Disebutkan, awalnya dia mengalami demam tinggi, sesak napas dan semua tulang-tulangnya asam.

Dia mengira hanya demam biasa dan itu telah berlangsung selama tiga hari. Namun setelah mengkonsumsi obat, demam dan tulang asam serta sesak napas juga tak kunjung sembuh.

Pada 8 Januari 2021, dia sedikit panik karena mengalami kehilangan penciuman. Bau apapun tidak bisa tercium, baik itu parfum maupun lainnya.
Karena kondisi itu, dia akhirnya menuju salah satu RS di Atambua untuk melakukan rapid tes antigen. Alhasil dirinya dinyatakan positif Covid-19, sebagaimana hasil rapid yang dikeluarkan RS Sito Atambua.

Pada kesempatan itu, dia berpesan kepada masyarakat terkhusus anak-anak muda yang ditidak percaya dengan Covid, kalau Covid itu nyata dan ada. “Saya cuma mau kasi tau kalau Covid itu nyata dan ada,” bilangnya.

Dia meminta kaum muda dan khalayak ramai untuk menggunakan masker, hindari keramaian, bawa hand sanitizer, rajin cuci tangan dengan sabun, dan paling utama jaga kesehatan diri dan keluarga.

Baca Juga :   Dirumorkan Berpasangan dengan Ose Luan, Ini Kata Theo Manek

Jika sudah terkena Covid lanjutnya, yang akan menderita dan stress adalah keluarga besar terutama yang ada di dalam rumah. “Mari kita jaga kesehatan dan doakan saya bisa segera sembuh,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala RRI Atambua, Agus Sukoyo yang dikonfirmasi, Minggu (10/1/2021) membenarkan kalau salah satu penyiarnya positif Covid-19.

Dia menguraikan, karena penyiarnya terkonfirmasi covid, pihaknya
menggabungkan siaran Pro2 dengan Pro1 sejak Minggu (10/1/2021). “Siaran tetap berjalan dan bukan dihentikan,” paparnya, sembari menambahkan, saat ini stafnya itu menjalani karantina mandiri.

Menyoal tracing atas karyawan RRI yang kontak erat dengan yang bersangkutan, dia mengatakan, pada kesempatan pertama sekira Senin besok akan dilakukan rapid tes. “Secara mandiri sebagian pegawai sudah melakukan test covid-19, selanjutnya biaya akan diganti dengan biaya kantor. Senin akan dilanjutkan lagi tesnya,” pungkas Sukoyo. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top