TIMOR

Bangun Saluran Resapan, Dinas PUPR Belu Berhasil Tangani Genangan Air di Depan Disdukcapil

Inilah kondisi jalan sebelum dan sesudah penanganan.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Penanganan genangan air di depan kantor Dinas Dukcapil Belu, berhasil dituntaskan setelah 10 tahun terakhir tidak teratasi.

Kadis PUPR Belu, Vincent K. Laka dalam siaran persnya mengatakan untuk mengatasi genangan air saat hujan pada titik tersebut, membutuhkan proses yang panjang. Pasalnya, padatnya bangunan sepanjang ruas jalan Adi Sucipto dan kurang adanya dukungan oleh masyarakat sekitar membuat hal itu tidak teratasi.

“Masalah ini seharusnya sudah diselesaikan sejak tahun 2019 dengan cara pembuangan melalui jaringan perpipaan melewati tanah
masyarakat, namun upaya tersebut gagal dikarenakan masyarakat setempat tidak memberikan izin pinjam pakai tanah untuk
dilalui pipa pembuangan,” terangnya.

Kemudian tambahnya, pada tahun berikutnya ruas jalan ini dianggarkan dananya dan siap dikerjakan oleh Kementerian PUPR, namun gagal dilaksanakan juga, karena adanya masalah sosial yang terjadi di ruas jalan Adi Sucipto hingga TMP Seroja. “Ini hambatan yang tak mampu untuk diselesaikan,” terangnya.

Masih menurutnya, team PUPR Belu sempat merencanakan penanganan dengan cara mengangkat badan jalan, namun usaha ini tidak dilakukan karena bisa menimbulkan masalah baru bagi masyarakat sekitar.

“Melihat curah hujan yang tinggi diawal tahun 2021 dan padatnya pengguna jalan tersebut, kami memutuskan menanganinya. Banyak terjadi kecelakaan kendaraan roda dua. Ini yang mendasari kami mengatasinya,” kata Kadis PUPR.

Melalui Kabid Bina Marga, Vicente Xavana serta team untuk berinovasi melakukan penanganan lewat sistem saluran resapan air.
Penanganan masalah ini dilakukan selama kurang lebih tujuh hari kerja dengan panjang volume pekerjaan saluran mencapai 20 meter dan 1,20 meter lebarnya. Saat dilakukan survey lokasi pada 16 Februari 2021 dan pekerjaan penggalian dan pembangunan saluran dilakukan satu hari setelahnya.
Penanganan terhadap masalah ini pun sudahbdilakukan uji Coba saluran pembuangan resapan terbangun pada 20 Februari dan ternyata berjalan baik.

Baca Juga :   Beri Contoh, Camat Malaka Barat Garap Bawang RPM

“Walau kurang didukung oleh anggaran, namun hal itu bukan menjadi hambatan karena mampu di tangani dengan sedikit berkolaborasi bersama rekanan/mitra
yang bersedia dan berani memberikan
bantuan untuk semua anggaran yang
dikeluarkan. Inilah yang menjadi inovasi yang diberikan PUPR Kabupaten Belu,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, dia berterima kasih untuk semua jajaran dinas yang bekerja keras,
rekanan/mitra Dinas PUPR,
pemerhati, para kepala instansi terkait serta para wakil rakyat Kabupaten Belu. (*/ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top