HUKUM & KRIMINAL

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Sanitasi Lingkungan di Dinas PUPR Belu P-18

Alfons G. Loe Mau

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kasus dugaan korupsi program sanitasi lingkungan pada Dinas PUPR Belu tahun anggaran 2017, dalam tahap penyidikan dan Polres Belu telah menetapkan lima tersangka. Namun hingga kini kasus tersebut, belum bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, karena berkas perkaranya belum lengkap.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Alfons G. Loe Mau yang dikonfirmasi media ini, Jumat (26/2/2021) menyebutkan, berkas perkara dugaan korupsi program sanitasi lingkungan dinyatakan P-18 atau belum lengkap dan telah dikembalikan ke penyidik Polres Belu. “Kita sudah teliti berkas para tersangka yang dilimpahkan. Namun belum lengkap. Kita sudah kembalikan ke penyidik untuk dilengkapi,” paparnya.

Dikemukakan, berkas yang dikembalikan disertai petunjuk untuk dilengkapi. “Kita sudah beri petunjuk kepada penyidik untuk dilengkapi,” tuturnya.

Menyoal apa saja petunjuk jaksa terkait perkas perkara yang dikembalikan, dengan diplomatis putra asli Belu itu mengatakan, petunjuk tidak bisa dipublikasikan.

Jika penyidik mengikuti petunjuk yang ada tambahnya, dipastikan berkas perkaranya akan dinyatakan lengkap, dan dilanjutkan dengan pelimpahan tersangka dan barang bukti, untuk kemudian diajukan ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Untuk diketahui, penyidik Polres Belu telah menetapkan lima orang tersangka masing-masing berinisial RY pekerjaan ASN, GG swasta, T swasta, MX swasta dan SA swasta yang berperan sebagai pengawas proyek.

Penyidik Tipikor Polres Belu menangani kasus dugaan korupsi proyek program sanitasi lingkungan ini sejak awal 2020. Pagu anggaran proyek itu senilai Rp 4,6 miliar. Proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Belu ini dikerjakan tahun anggaran 2017.

Baca Juga :   Kembali Didemo Warga Lakanmau, Manek: Kami Hanya Sebatas Audit dan Temukan Kerugian Daerah

Kerugian keuangan negara yang ditemukan penyidik sebesar
290.637.000. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top