POLITIK

Dituding Orient Riwu Kore WNA, Demokrat NTT Angkat bicara

Ferdinand Leu

KUPANG, Kilastimor.com-DPD Partai Demokrat Provinsi NTT angkat bicara terkait masalah kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore.

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdinand Leu, saat diwawancarai , Jumat (5/2/2021) di Kupang menjelaskan Orient P. Riwu Kore adalah warga negara Indonesia (WNI).

“Waktu itu ada lamaran dari Orient P. Riwu Kore untuk Ir. Tobias Uly sebagai kader Demokrat agar berpasangan dengan dirinya. Kami menanyakan segala persyaratan, dan Pak Ori sodorkan semua persyaratan administrasi yang kami minta. Salah satunya KTP,” ujar Ferdi.

Terkait proses untuk mendapatkan dukungan dan surat keputusan (SK) dari DPP Demokrat, Partai Demokrat NTT mengusulnya ke DPP dan berproses di DPP.

“Kan ada kader kita yang dilamar menjadi wakil, karena di Sabu kita memiliki 3 kursi jadi kita usulkan ke DPP untuk dipertimbangkan agar mendapat SK Demokrat untuk pilkada Sabu Raijua,” ujarnya.

Ferdi membantah terkait adanya jaminan Ketua DPD Partai Demokrat NTT untuk Orient Riwu Kore soal status kewarganegaraan. “Itu tak benar. Memang pak ketua ke Jakarta karena dipanggil DPP waktu itu untuk menanyakan elektabilitas, kapasitas para calon sebelum diberikan SK. Dan saya pastikan pak ketua menjawab apa adanya,” pungkasnya.

Terkait persoalan ini, Ferdi Leu meminta agar seluruh pihak bisa menahan diri dan tak mempolitisasi berlebihan hal ini. Sambil menunggu pihak berwenang atau berkompeten menyelidikinya lebih lanjut.

Baca Juga :   Kembali Cekcok, Ketua DPRD Belu dan Mantan Istrinya Saling Lapor di Polres Belu. Ini Kronologinya

“Saya minta kepada semua pendukung dan masyarakat dimana saja berada untuk menahan diri. Jangan terprovokasi, karena ini lagi berproses,” ujarnya.

Ferdi mengatakan Paket IE RAI (Drs. Orient P. Riwu Kore dan Ir. Tobias Uly, M.Si) telah memenuhi syarat dan sah secara konstitusional.

“Pilkada sudah selesai, KPU sudah tetapkan. Kita tinggal tunggu waktu pelantikan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, dia minta pihak-pihak terkait, termasuk pihak kompetitor dalam kontestasi Pilkada Sabu Raijua, untuk bersabar menunggu keputusan dari stakeholder yang berkompeten. Tidak perlu berkomentar yang tidak perlu, apalagi bermaksud menggiring opini sesuai keinginan sendiri.
(sani asa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top