POLITIK

Karo Tatapem: Sekda di Sembilan Kabupaten akan Ditunjuk Sebagai Plh. Bupati

Doris A. Rihi

KUPANG, Kilastimor.com-Masa jabatan bupati dan wabup di sembilan kabupaten di NTT, akan berakhir 17 Februari 2021 nanti. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan dilantik bupati defenitif pada lima kabupaten dan Pj. Bupati pada empat kabupaten di NTT.
Adapun sembilan kabupaten yang akan lowong jabatan bupati-wabup yakni, Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai, Manggarai Barat, Sabu Raijua dan Ngada.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda NTT, Doris A. Rihi yang dikonfirmasi media ini, Senin (15/2/2021) mengemukakan, hingga kini belum ada petunjuk dari Kemendagri terkait pemantikan bupati-wabup defenitif maupun penjabat bupati pada kabupaten yang masih bersengketa di MK.

“Sampai hari ini belum ada petunjuk dari kemendagri untuk lantik bupati-wabup terpilih, maupun Pj. bupati,” ungkapnya.

Karena belum ada petunjuk pelantikan lanjutnya, maka Sekda Kabupaten yang ada, akan ditunjuk sebagaj PLH Bupati untuk sementara waktu, sampai ada pelantikan bupati-wabup defenitif dan atau penjabat bupati.

Hasil koordinasi dengan salah satu Direktur di Kemendagri bebernya, yang menjalankan fungsi sebagai Sekda baik defenitif maupun Pj. Sekda akan ditunjuk sebagai Plh Bupati.

Hal senada disampaikan Kabag Tatapem Setda Belu, Matilde Seran yang dikonfirmasi mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapat petunjuk terkait dengan penjabat untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati dan Wabup Belu. “Kita belum dapat informasi. Kita tunggu seperti apa keputusan Kemendagri,” tuturnya. (ferdy talok)

Baca Juga :   Motaain Masuk Program Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Perbatasan. "Pemda Belu Siap Tangkap Peluang Ini"
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top