TIMOR

Sudah 6.000 Lansia di Kota Kupang Divaksin

Hermanus Man

KUPANG, Kilastimor.com-Wakil wali Kota Kupang, dr, Hermanus Man menyampaikan hasil supervisi Pemerintah Kota Kupang terhadap pelaksanaan vaksinasi terhadap lansia di 11 puskesmas kota kupang selama dua minggu.
Wawali Kupang dalam konferensi pers bersama para awak media di ruang kerjanya, Jumat (19/3/2021) mengatakan, tujuan dari sepervisi yakni, pertama, memantau vaksinasi tahap dua terhadap lansia maupun pelayanan publik disemua puskesmas. Kedua, memantau kehadiran dan manfaat dari efektifitas tim isolasi mandiri disetiap puskesmas.
Ketiga, memantau peranan dari 100 tenaga 3T yang diperbantukan oleh pemerintah provinsi. Keempat, memantau koordinasi hulu hilir ditingkat kelurahan dengan kecamatan dan pihak puskesmas.

Menurutnya, sudah lebih dari 80 persen tenaga kesehatan sudah divaksinasi sehinggga ia mengharapkan kepada masyarakat agar tidak khawatir dengan para tenaga kesahatan, dan para tenaga kesehatan juga tidak perlu khawatir dalam dalam melakukan vaksinasi dan pelayanan 3T kepada masyarakat.

Khusus vaksinasi untuk lansia lanjutnya, ditargetkan adalah 80 persen, namun yang sudah divaksinansi baru 16 persen, sementara unutk pelayanan publik sudah 29 persen.

“Wilayah Kota Kupang yang kecil namun padat penduduk, membuat transmisi penyakit lebih gampang, sehinga program 3T sangat membantu. Dari segi pelayanan vaksinansi semua berjalan dengan baik dan animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti vaksinasi kecuali mereka yang sedang sakit yang ditunda proses vaksinasi,” tegasnya.

Baca Juga :   Mobil Perpustakaan Keliling Tiba di Malaka. Kadis: Dana Operasional Terbatas

Selanjutnya Herman mengatakan bahwa para lansia adalah sasaran yang perlu dilindungi sehingga harus dilayani secara cermat, dan kini sudah lebih dari 6000 lansia yang sudah divaksinasi.

“Petugas dan peralatan kesehatan sudah baik dan stok vaksin juga sudah mencukupi sehingga dalam bulan Maret bisa mencapai 60 persen dari 80 persen yang ditargetkan,” bilangnya.

Berkaitan dengan tim isolasi mandiri, ia mengatakan bahwa semua puskesmas bekerja secara profesional meskipun banyak halangan dan keluhan yang dihadapi. Stok vaksin dan obat semua diberi dengan benar. 3T berjalan dengan baik karena puskesmas sudah dibekali dengan penambahan 100 tenaga kesehatan yang dibagi ke seluruh puskesmas.

“Saya mengharapkan koordinasi yang baik antara tim isolasi dengan lurah setempat agar lebih memudahkan proses vaksinasi terhadap para lansia. saya juga mengapresiasi peranan TNI/polri dalam membantu proses vaksinasi”ungkap Herman.

Mengakhiri keterangan persnya wawali mengatakan, swadaya masyarakat dalam menanggulangi covid-19 baik oleh lurah, tokoh agama, pengusaha-pengusaha dan media online maupun cetak sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. (rino mesak)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top