TIMOR

ASN dan Teda Malaka akan Dikerahkan Mendaftar Korban Banjir. Ini Besaran Bantuan yang akan Diterima

BETUN, Kilastimor.com-Penjabat Bupati Malaka, Viktor Manek kesal dengan ASN dan tenaga kontrak daerah (Teda) yang tidak hadir dalam apel. Padahal, total ASN dan Teda Kabupaten Malaka mencapai 5.000 orang.

“TNI dan Polri berjibaku lmembantu mengevakuasi masyarakat yang tertimpa bencana, ASN dan Teda tidur nyenyak sambil bermimpi indah tanpa kepedulian terhadap korban bencana banjir. Ini sebuah ironi yang luar biasa. Kalau komentar di media sosial luar biasa. Masakh yang hadir tidak sampai 500 orang,” bilang Viktor Manek saat apel bersama Forkompimda, terkait persiapan pendataan korban banjir di Kabupaten Malaka, di Lapangan Umum Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Senin (12/4/2021).

Lebih lanjut Penjabat Bupati Malaka mengatakan, apel Hari ini bertujuan untuk mengerahkan semua ASN guna mendata korban banjir 4 April lalu.

Pendataan terkait kesesuaian data tentang nama dan alamat atau by name and by address. 

Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya akan kerahkan semua ASN ke desa-desa guna mendata kerusakan rumah, baik rusak ringan dan rusak sedang dan berat. Kemudian didata juga lahan pertanian yang hancur, ternak masyarakat yang hilang,
perahu nelayan bahkan tambak yang hancur akibat di terjang banjir.

“Semua itu diidentifikasi supaya diusulkan kepemerintah pusat dan pemerintah provinsi guna mendapatkan bantuan,” ujar Kepala BPMD Provinsi NTT itu.

Diungkapkan, hasil rapat Sabtu lalu, di Kupang, ada biaya sewa tunggu semacam uang kos-kosan untuk para korban bencana banjir perbulan per KK sebesar Rp 500 ribu.

Baca Juga :   Orang Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Kota Kupang Tak Bertambah

Untuk rumah warga yang mengalami rusak berat, mendapatkan bantuan
sebesar Rp 50 juta, rusak sedang 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top