TIMOR

Pemulihan Pasca Banjir, Masyarakat Malaka Tengah Diminta Bergotong-Royong

Eduardus Bere Atok

BETUN, Kilastimor.com-Camat Malaka Tengah, Eduardus Bere Atok
angkat bicara terkait dengan bantuan air minum pasca bencana banjir.

Camat Malaka Tengah kepada media ini, Minggu (18/4/2021) meminta kepada Masyarakat untuk memahami upaya yang dilakukan pemerintah. Pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten Malaka hingga kecamatan dan desa terus berupaya untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

Edu menjelaskan, sejak 9 April lalu, pihaknya sudah bergerak untuk membersihkan sumur warga yang tercemar oleh 5 tim yang dipimpin Kepala Desa Wehali, Umanen Lawalu, Penjabat Kades Kamanasa, Penjabat Kades Kletek. “Saya turun langsung dengan Camat Kobaliama. Terkadang ada oknum yang mau enaknya sendiri. Mau bantu angkat mesin penyedot saja kita panggil malas tau,” timpalnya.

Khusus Dusun Deburaimutik, Desa Fahiluka 9 April lalu tim sudah menguras 4 sumur dan sejak itu satu unit mesin sedot air ditinggalkan disana, agar mereka gunakan secara bergantian, bila masih ada sumur yang masih tercemar material banjir.

Demi masyarakat, lanjutnya, pemerintah tidak tinggal diam pada dan Tim Kecamatan Malaka Tengah sudah menyelasikan pengurusan 21 sumur di Desa Fahiluka dan Railor.

Masih menurutnya, pengurasan dihentikan sementara karena genangan air disekitar sumur. Pasalnya, setelah dikuras, masih ada air kotor merembes dan masuk kembali ke sumur.

Dia berharap, masyarakat bergotong-royong menguras sumurnya secara mandiri, apalagi mesin penyedot sudah disediakan. “Silahkan gunakan bergantian, karena pemerintah harus adil dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan kemasyarakatan, agar tidak terjadi kecemburuan sosial.

Baca Juga :   COVID-19 Alami Eskalasi, Pemda Belu Terapkan BDR untuk Anak SD dan SMP

Khusus pelayanan pendistribusiaan air bersih menggunakan tengki sebutnya, terus dilakukan dan pelayanan diarahkan ke semua desa yang ada. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top