TIMOR

Ribuan Hektare Sawah di Raihat Disapu Banjir Bandang

Petani Desa Asumanu menyaksikan sawah mereka diterjang banjir.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Hujan yang terus melanda wilayah Belu telah mengakibatkan banjir bandang dan merusak ribuan hektare sawah. Kondisi terparah terjadi di Desa Asumanu, Tohe dan Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, NTT.

Ribuan hektare sawah milik warga dipinggir hilir Kali Talau dan Baukama, tepatnya di Maubusa (Asumanu) dan Lobus (Tohe) rusak parah dan dipastikan gagal panen. Ribuan hektare sawah itu disapu banjir bersama material yang dibawah banjir.

Penjabat Kepala Desa Tohe, Manuel Besin saat dikonfirmasi media ini, Minggu (4/4/2021) malam menyebutkan, banjir bandang telah merusak sawah milik petani di Desa Asumanu dan Tohe yang berbatasan langsung.

Dikatakan, sesuai pantauan pihaknya untuk Desa Tohe, sawah yang telah ditanami padi yang dihantam banjir sekira 600 hektare.
Hanya saja, pihaknya belum ada data pasti, karena saat ini masih terjadi banjir.
“Senin besok barulah kami turun ke lapangan untuk mendata kerusakan. Data kerusakan kemudian akan kami laporkan ke Pemda Belu. Dipastikan ratusan hektare sawah itu gagal panen,” bilangnya dengan nada lirih.

Dia berharap hujan bisa mereda, sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih luas lagi, dan pada gilirannya masyarakat kesulitan pangan. “Kami hanya tertunduk lesuh lihat sawah dilanda banjir bandang,” timpalnya.

Sementara itu, Kades Asumanu, Gervas Bau dalam akun Facebooknya mengemukakan ratusan hektare sawah warga desanya, rusak diterjang banjir. “Yang pasti bakal gagal panen,” katanya.

Baca Juga :   Tahun Ini, Masyarakat Desa Builaran dapat Bantuan Bawang Merah 10 Ha

Dikatakan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak, sebab ini kekuatan yang tidak bisa dilawan. Jika hujan terus melanda, dipastikan akan lebih luas kerusakan dan gagal panen sudah didepan mata.

Saat ini pihaknya belum mendata secara pasti kerusakan sawah milik warga, karena banjir masih melanda kawasan pertanian yang merupakan salah satu lumbung padi di kabupaten Belu. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top