TIMOR

Nasdem NTT Minta Pemprov Atasi Berbagai Persoalan Pendidikan

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Wakil Ketua DPW Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan mengkritisi pemerintah daerah Provinsi NTT, terkait sejumlah kekurangan yang menjadi persoalan ditubuh dunia pendidikan.

Wakil Ketua DPW Partai NasDem Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan, Dolvianus Kolo, S.Pd kepada kilastimor.com mengatakan, sejumlah temuan yang menjadi perhatian Pemda NTT diantaranya rendahnya sarana kualitas fisik, rendahnya kualitas guru, rendahnya kesejahteraan guru, rendahnya prestasi siswa, kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan, rendahnya relevansi kebutuhan dengan pendidikan dan mahalnya biaya pendidikan.

“Ini persoalan mendasar dunia pendidikan kita. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah revolusioner guna cepat keluar dari persoalan ini, imbuhnya.

DPW partai Nasdem NTT melalui Wakil Ketua pendidikan dan kebudayaan akan terus berkoordinasi dgn pemerintah provinsi dalam hal ini dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi NTT untuk menemukan format yang tepat guna mengatasi persoalan dimaksud,” ujarnya saat ditemui di Kefamenanu, Sabtu, (8/05/2020).

Anggota DPRD Provinsi NTT asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) itu mengungkapkan, maju mundurnya sebuah negara dan daerah saat ini ditentukan oleh kemampuan suatu daerah, mengatasi persolan mendasar terkait dunia pendidikan.

Lanjutnya, langkah yang akan diambil oleh pihaknya, akan membangun komunikasi dengan DPP Partai NasDem serta Kementerian Informasi dan Komunikasi demi terselenggaranya pendidikan berbasis digital.

“Terselenggaranya pendidikan berbasis digital dalam dunia pendidikan adalah tuntutan mendesak demi tercapainya relevansi pendidikan dengan dunia kerja. Kebetulan saya di Komisi V DPRD Provinsi NTT yang bermitra dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTT, akan terus berkomunikasi mengatasi hal persoalan ini,” ungkapnya.

Baca Juga :   TNI dan Rakyat Bagai Ikan dan Air yang Menyatu

Ia menjelaskan, pihaknya juga mendorong dinas pendidikan dan kebudayaan untuk menambah penghasilan tambahan bagi tenaga kontrak untuk memacu semangat guru ditengah Covid-19.

“Kita berharap untuk tenaga kontrak di tengah COVID-19 begini, kita dorong dinas agar ada tambahan penghasilan perbulan dan dibayar tepat waktunya tiap bulan,” jelasnya. (isto santos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top