TIMOR

DPRD Malaka Belum Terima Pemberitahuan Resmi Terkait Pemberhentian Tenaga Kontrak

BETUN, Kilastimor.com-Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, mengaku belum mendapatkan informasi secara resmi dari Bupati Malaka Dr. Simon Nahak terkait pembekuan SK tenaga kontrak daerah.

“Belum ada pemberitahuan secara resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Malaka terkait pembekuan SK tenaga kontrak daerah,” katanya.

Dikatakan, kalau memang itu terjadi, sangat disayangkan. Pasalnya, dinas-dinas sangat membutuhkan tenaga Kontrak terkait pelayanan publik. Diantaranya, dinas kesehatan dan rumah sakit. “Karena ini menyangkut pelayanan terhadap orang sakit yang membutuhkan perawatan, juga para guru Honorer. Jadi sangat dibutuhkan,” bilangnya.

Ketua Golkar Malaka itu menambahkan, pihaknya akan memberikan informasi detail setelah mendapatkan surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Malaka.

Pantauan media ini, Kamis (3/6/ 2021) di beberapa kantor, banyak tenaga kontrak daerah tidak bekerja, dengan alasan SK-nya masih dibekukan. “Kami tidak kerja lagi. Nanti setelah ada keputusan baru dari Bupati Malaka baru kami masuk kerja lagi,” kata salah seorang tenaga kontrak yang bekerja di RSUPP Betun.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Malaka per 31 Mei 2021 membekukan dan memberhentikan seluruh tenaga kontrak daerah. Pemberhentian dilakukan karena terjadi pemborosan anggaran sebesar Rp 57 miliar per tahun. (edy sumantri)

Baca Juga :   Megilius Manek Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal di Depan Rujab Bupati Belu
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top