TIMOR

Ini Alasan Bupati Belu Menonjobkan Lima Pejabat Eselon Dua

Taolin Agustinus

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Taolin Agustinus menjelaskan alasan menonjobkan lima pejabat eselon 2 dilingkup Pemda Belu.

Agus Taolin sapaan karib Bupati Belu kepada media ini, Sabtu (31/7/2021) membenarkan adanya penonaktifan atau penonjoban lima pejabat eselon 2.

Dikemukakan, dirinya menonaktifkan lima pejabat karena para ASN tersebut melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Dewan Pertimbangan Pegawai (Dapeg) sesuai rekomendasi KASN.

“Karena melanggar dalam melaksanakan tugas sebagai Dewan Pertimbangan Pegawai (Dapeg) sesuai rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” urai Bupati tanpa menjelaskan apa saja masalah ASN yang ditangani hingga terjadi pelanggaran oleh lima pejabat tersebut.

Ditanyai apakah penonjoban lima pajabat terkait dengan pengobatan gratis, dia mengatakan tidak ada urusan dengan program pengobatan gratis.
Pengobatan gratis itu perintah undang undang. Wajib hukumnya dijalankan.
“Tidak ada kaitan dengan program pengobatan gratis,” bilangnya menjawab informasi kalau penonjoban itu akibat dianggap tidak mendukung program tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Belu, Taolin Agustinus menonjobkan lima pejabat eselon 2.
Adapun lima pejabat eselon 2 yang dinonjob yakni, Asisten 2 Sekda Belu, Alfredo Amaral, Kepala BPKAD, Marsel Mau Meta, Kepala Badan Kesebangpol, Marius Loe, Kepala BKPSDMD, Anton Suri dan Inspektur Inspektorat, Jossetiawan R. Manek.

Pejabat yang ditunjuk sebagai Plt. kepala pada lima badan dan dinas yakni, Imelda Lotuk sebagai Plt Kepala BPKAD, Patris Mau sebagai Plt. Kepala Kesbangpol, Plt. Kepala BKPSDMD, Andreas Bere Asa, Plt. Inspektur Inspektorat, Nunik dan Plt. Asisten 3, Elly Rambitan. (ferdy talok)

Baca Juga :   Ini Tata tertib Pelaksanaan Ujian CPNS Malaka yang Wajib Ditaati
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top