TIMOR

Jelang Idul Adha, Bupati Malaka Serahkan Lima Sapi Kurban

BETUN, Kilastimor.com-Menyongsong Hari raya Idul Adha 1442 Hijriah (H) Pemerintah Kabupaten Malaka serahkan bantuan sapi kurban di masjid-masjid yang ada di Kabupaten yang ada di Kabupaten Malaka.

Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Malaka Dr.Simon Nahak SH.MH, penyerahan dilaksanakan Di Masjid Agung Aljihad, Betun, Kabupaten Malaka, Senin (19/7/2021).

Sapi Qurban diserahkan kepada masing-masing Ta’mil Masjid Agung Aljihad, Betun, Masjid Al-Qadar Betun, Masjid Al-Fateh, Kletek, Mesjid Al-Kabah Kompi D, Morukren Kecamatan Kobalima dan Masjid Nurisalam Kompi A, Kada, Kecamatan Kobalima.

Bantuan sapi kurban dari Pemerintah Kabupaten Malaka sebanyak 4 ekor, sedangkan bantuan sapi kurban dari Gubernur NTT sebanyak sebanyak satu ekor.

Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH, MH, mengucapkan selamat hari raya Idul Adha tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi yang jatuh pada tanggal selasa 20 Juli 2021. Terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Malaka yang meniadakan Sholat Idul Adha(ID) berjemaah di Lapangan Umum dan bersepakat Sholat di mesjid masing-masing. Dengan begini membantu pemerintah untuk mencegah cluster baru Covid-19.

Dia juga meminta masyarakat senantiasa memperkokoh toleransi antar umat beragama. Karena melalui toleransi, kehidupan masyarakat akan tertib, aman, nyaman, damai dan indah.

“Mari kita tetap menjaga kedamaian dengan sikap toleransi antar sesama umat karena toleransi membawa kita kepada kerukunan dan kehidupan yang lebih baik,”

Baca Juga :   Luas Pengolahan Lahan Pertanian di Malaka Harus Ditingkatkan

Lebih lanjut, Bupati Simon Nahak mengatakan, perayaan Idul Adha mengharuskan umat Islam untuk mengambil bagian di dalamnya.

“Akan tetapi di masa pandemi Covid-19 ini diminta agar kita sama-sama menjaganya dengan melaksanakan ibadah sesuai aturan protokol kesehatan yang ketat,” kata Bupati lagi sambil menambahkan berdoa itu hak asasi setiap orang, tapi dalam situasi seperti ini harus diatur karena setiap umat dapat bertemu dengan Tuhannya kapan dan di mana saja.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh warga di Kabupaten Malaka,
untuk yang terpapar selama dalam masa isolasi mandiri, supaya jangan kemana mana, tetap dirumah hinga sembuh total yang dinyatakan oleh petugas Kesehatan. Jika melanggar maka akan dikarantina di wisma perbatasan RI-RDTL Mota Masin,” katanya.

Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka, Zainal Muttaqin mengungkapka pihaknya berterimakasig karena setiap tahun, dalam menghadapi perayaan keagamaan, selalu ada perhatian dari pemerintah.

“Tahun ini pun kami mendapat perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dengan hewan kurban yang akan dibagikan kepada sesama. Oleh karena itu kami sangat memberikan apresiasi,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan Sholat Id perayaan Idul Adha, Zainal Muttaqin mengutarakan bahwa tidak dilaksanakan secara berjemaah di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan Sholat Id tahun ini sudah disepakati untuk dibuat dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari beberapa Kepala Keluarga. Hal ini untuk menjaga terjadinya ledakan kasus covid-19 di Malaka. Ini juga bagian dari upaya umat Islam menjaga penyebaran covid-19,” tandasnya.

Baca Juga :   Minimalisir Pencemaran Lingkungan, Kodim 1605/Belu Bangun IPAL

Ketua Panitia, Yayuk Sri Mulyantini dalam laporannya menyebutkan bantuan sapi kurban pada perayaan Idul Adha 1442 H berasal dari Gubernur NTT sebanyak 1 ekor diberikan kepada Masjid Al-Falah Kletek, Pemerintah Kabupaten Malaka sebanyak 4 ekor diberikan kepada Masjid Agung Al- Jihad Betun, Masjid Al-Qadr Betun, Masjid Al-Qobah Kompi D Kada dan Mashid Nurussalam Kompi A Morukren. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top