TIMOR

Pemda Malaka Bakal Bangun Trotoar dan Lampu Jalan di Kota Betun

Simon Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dimasa kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H, MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S.SoS memprogramkan penataan kawasan Kota Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka.

Program yang siap dilaksanakan pada tahun pertama ini adalah penataan drainase, trotoar dan alun-alun kota. Selain itu memasang lampu jalan sepanjang jalur jalan dari Sukabi hingga jembatan Benenai, hal itu dikatakan oleh Bupati Simon Nahak kepada Wartawan saat pertemuan bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Betun baru-baru ini.

Ia menegaskan bahwa wilayah ibu kota perlu ditata lebih baik. “Saat ini jalur jalan dalam kota belum ada trotoar termasuk penataan kembali drainase yang ada. Selain itu, suasana kota pada malam haripun masih terlihat gelap gulita. Sudah dalam agenda kita bahwa pada tahun pertama kepemimpinan kami ini, akan dilakukan penataan kawasan ibu kota. Ini perlu karena kalau kota tidak ditata maka akan terlihat semrawut,” kata Simon.

Dikatakan, memang sudah ada drainase namun perlu diperluas lagi agar pada musim hujan tidak tersumbat dari sampah-sampah. Selain penataan drainase dan trotoar, akan ditata juga alun-alun kota.

“Kita akan tata lapangan bola kaki Betun terutama di pinggir-pinggir sebagai tempat rekreasi. Warga dari mana-mana bisa memanfaatkan lokasi alun-alun untuk melepas kepenatan dan bisa refreshing,” katanya.

Baca Juga :   DPRD Belu Agendakan Hearing dengan Pemkab atas Pilkades Bermasalah Disejumlah Desa

Terkait kawasan kota yang masih gelap gulita, Bupati Simon mengakui dan inipun jadi skala perhatian. Dalam rencana akan dipasang lampu jalan sepanjang jalur dari Sukabi (areal Kantor Bupati Malaka saat ini) sampai ke kawasan jembatan Benenai. Pasalnya, jika keadaan di jalan gelap tentu warga tidak leluasa berpergian di malam hari ke kota Betun.

Harapanya dalam pembahasan APBD Perubahan tahun 2021 ini, ada kesepakatan anggaran bersama DPRD Malaka sehingga diharapkan pada tahun 2022 semua rencana program ini sudah terealisasi di lapangan.

“Kita juga akan bangun dua jalur menuju pusat pemerintahan. Saya berterima kasih kepada Asisten Sekda yang telah melakukan pendekatan dengan pemilik tanah untuk dijadikan dua jalur ke pusa pemerintahan,” pungkas Simon.

Salah satu warga Malaka Barat, Adolof da Gomez mendukung rencana Pemkab Malaka menata wajah kota Betun. Pasalnya selama ini warga tidak bisa keluar malam karena suasana kota gelap gulita. Jika ada penerangan di jalan utama tentu warga siap beraktifitas sampai malam minimal hingga Pukul 22.00 Wita.

“Sekarang ini Pukul 19.00 Wita suasana kota sudah sepi. Pedagang kaki lima yang berjualan di area lapangan bola kaki Betun saat itu sudah tidak ada lagi. Selain itu kami yang ojek juga malam sudah tidak bisa mengojek karena takut dengan suasana gelap gulita,” kata da Gomez. (edy sumantri)

Baca Juga :   Un Muti: Ketiadaan Jalan Alternatif jadi Kendala Gerak Jalan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top