TIMOR

Save the Children Bantu Anak SDK Umatoos

BETUN, Kilastimor.com-Save the Children, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat melanjutkan kegiatan dimasa pemulihan pasca Kabupaten Malaka dilanda banjir bandang pada awal April 2021 lalu. LSM itu mengunjungi anak-anak terdampak banjir bandang.
Kunjungan yang dilakukan itu bersama dengan P&G Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang kosmetik dan perlengkapan rumah tangga.

Alfred Atidja, perwakilan Save the Children ketika ditemui di kompleks SDK Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Sabtu (24/7/2021) di sela-sela kegiatan mengemukakan, tujuan yang diusung Save the Children adalah memastikan anak-anak dapat memiliki akses kembali untuk belajar dan meningkatkan kesejahteraan psikososial.

“Sejak awal April 2021, Save the Children turut melakukan kegiatan kemanusiaan terhadap korban banjir bandang di Kabupaten Malaka bersama mitra-mitranya. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah kordinasi dengan dinas teknis untuk aktivasi klaster nasional penanggulangan bencana khusus sub-klaster Pengungsian dan Perlindungan, melakukan assessment bersama, kegiatan psikososial bagi anak-anak serta pembagian paket non-food item dan paket kebersihan bagi masyarakat di beberapa desa terdampak yakni Desa Wederok, Desa Lawalu, Desa Railor, Desa Naimana, Desa Umatoos dan Desa Fafoe,” jelasnya kepada wartawan.

Ditanya mengenai apa yang telah dilakukan selama warga terdampak bencana, Alumnus Seminari Lalian angkatan 40 ini mengemukakan pelaksanaan kegiatan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di kabupaten Malaka tercatat menyasar pada 806 KK dan anak-anak sebanyak 621 orang.

Baca Juga :   Tiga Fakta Menarik Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

“Selama beberapa hari sejak tanggal 21–24 Juli 2021, Save the Children melakukan program P&G dengan sasaran pada anak-anak usia sekolah dasar di SDK Wederok, SDK Loomota, SDK Umatoos dan SDI Beilout,” ujarnya.

Merinci bantuan seperti apa yang diberikan kepada para siswa Sekolah Dasar, jebolan Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui, Kupang ini mengungkapkan jenis bantuan yang diberikan adalah paket “back to school kit” sebagai persiapan agar anak Kembali belajar walau di masa pandemi seperti saat ini. Misalnya tas, buku tulis, mistar, pensil, ballpoint.

“Bantuan ini sebagai upaya nyata mendukung kesiapan anak-anak secara psikologi untuk belajar, walau sekarang kita masih berada dalam situasi pandemi covid-19,” katanya lagi.

Seperti disaksikan, kegiatan pembagian paket back to school kit dilakukan di sekolah dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan covid-19 seperti wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum dan sesudah menerima paket.

Margaretha Klau dan Amelia Tahu, siswi SDK Umatoos mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada Save the Children yang sangat peduli dengan anak-anak.

“Saya dengan teman-teman sangat senang dengan bantuan ini. Saya bisa pakai untuk sekolah nanti walau sekarang kami masih libur,” katanya polos. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top