TIMOR

Tak Layak, Plt. Kadis P&K Malaka Pantau SMP Kristen Taaba

BETUN, Kilastimor.com-Beredarnya informasi pada media sosial, Kamis (29/7/2021) lalu yang menyebutkan, SMP Kristen Taaba, Desa Taaba Kecamatan Weliman, Kabupaten malaka Provinsi, NTT yang memprihatinkan, mendapat tanggapan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malaka.

Plt Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Malaka, Yohanes Klau ,S.IP, MM, mendatangi lokasi sekolah SMP Kristen Taaba tersebut, Jumat (30/7/2021).

Saat berada di lokasi Plt Kepala Dinas P&K Kabupaten Malaka, Yohanes Klau berdialog dengan Dominggus Nahak salah satu Pengurus sekolah, sekaligus wakil pendeta penanggung jawab di Gereja Jamaat Efata Klatun di desa Taaba, terkait bangunan sekolah yang beratap daun gewang dan menjadi tempat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Yohanes Klau pada kesempatan itu,
Mengatakan, Dinas P&K Malaka mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang punya niat baik untuk membuka sekolah. Akan tetapi gedung sekolahnya harus layak jangan seperti ini. “Inikan tidak layak dan jangan merusak dunia pendidikan. Saya tidak mau anak anak Malaka sekolah di sekolah yang tidak layak,” tegas Anis Klau sapaab karibnya.

Sekolah ungkapnya, harus punya tools manajemen, Standars  Operasional Prosedur (SOP) karena  dapat membantu lembaga pendidikan untuk mencapai sasaran organisasi secara efektif dan efisien.

SOP merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). SOP yang dikelola dengan baik akan membantu pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) secara tepat sasaran.

Plt. Kadis P&K itu mengatakan, hari Senin nanti, dirinya bakal nemanggil Ketua Yayasan Yapenkris Kabupaten Malaka dan Kepala Sekolah SMP Kristen Besikama, Emanuel Liu untuk mendengar penjelasan tentang keberadaan sekolah yang tidak layak ini.

Baca Juga :   Terkait Gaji Teko, Pemkab Malaka Harus Bertanggung Jawab dan Tidak Boleh Lempar Tanggung Jawab

Dominggus Nahak Pengurus sekolah sekaligus wakil pendeta penanggung jawab di Gereja Jamaat Efata Klatun membenarkan sekolah tersebut tidak layak.
“Ya memang gedung sekolah ini darurat. Sekolah ini di buat pada tahun 2020. Sekolah ini bernaung dibawah Yayasan pendidikan Kristen (Yapenkris).
Saya mendapat Mandat dari
Kepala Sekolah SMP Kristen Besikama, Emanuel Liu di Maktihan, Kecamatan Malaka Barat. Tujuan mendirikan sekolah ini guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Taaba tentang agama Kristen,” sebutnya.

Dikemukakan, ada SMPN di desa lain yaitu Desa Sainama, Kecamatan Rinhat namun jaraknya sekitar 2 KM. Karena sekolahnya cukup jauh, pihaknya menghadirkan sekolah untuk membantu anak-anak didik yang berjumlah 30 siswa.  “Ya, kami tahu hingga satu tahun beroperasi belum laporkan kepada Dinas P&K  karena masih Pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Kristen Besikama, Emanuel Liu saat dikonfirmasi media ini melalui telpon selular menjelaskan, dirinya tidak merasa  memberikan nandat kepada Dominggus Nahak untuk membuka sekolah di Desa Taaba. Namun berdasarkan harapan yayasan dan permintaan jemaat dan masyarakat Desa Taaba agar ada sekolah ddidesa tersebut. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top