TIMOR

BPTP NTT Beri Bimtek untuk Poktan Milenial Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Dalam rangka mewujudkan Petani Malaka Unggul, Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepada Kelompok Tani Milenial, di Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/9/2021).

Bimtek yang bertujuan memberikan dorongan dan semangat kepada petani melenial, juga mencetak petani muda yang handal serius serta  semangat dalam bertani Budidaya aneka sayur di Kabupaten Malaka.
Demikian disampaikan Oleh Dr. Ben De Rosari, Peneliti Madya BPTP Provinsi NTT.

Menurut Dr.Ben, jika ingin bertani, bertanilah yang serius jangan setengah-setengah dan ajaklah pemuda pemuda melenial dan promosikan karena malaka tanahnya subur dan menghasilkan.

“Dari itu kita Promosikan pertanian dengan cara yang benar, Kalau kita ingat pada tahun  70-80an  promosi pertanian menggunakan poster gambar seorang petani dengan pakaian compang – camping itu membuat anak anak muda yang ingin jadi petani enggan karena promosi pertanian yang keliru.
Sekarang sudah jaman melenial Jadilah petani modern upayakan pertanian bisa menghasilkan uang untuk biaya hidup. contoh yang sudah di jalankan oleh pemilik lahan tanaman aneka sayur Carolus Klau nama kelompok taninya Kamus Tamiru yang diketuai oleh Ketua Kelompok tani Robby Klau di desa Umatoos dengan menggunakan cara yang modern untuk menyiram aneka sayur yaitu dengan cara irigasi tetes hasilnya nyata dan memuaskan,” jelas Dr. Ben.

Baca Juga :   Loe Mau, Seran dan Kote Dilantik Menjadi Camat

Cara mempromosikan juga demikian selain menggunakan media sosial dan pembeli datang ke kebun. Dirinya sudah lihat langsung saudara dari pemilik kebun ini yaitu bapak Heri Klau dengan menggunakan mobil pikap
membawa hasil panen ke pasar untuk dijual. ini baru promosi yang benar dan menghasilkan.

Usai memberikan Bimtek, kepada awak media Dr. Ben mengatakan, kegiatan Bimtek ini merupakan kegiatan dari balai pengkajian teknologi pertanian badan Litbang kementerian Pertanian khususnya untuk wilayah perbatasan, dimana menjadi salah satu kegiatan prioritas BPTP dalam rangka mewujudkan Nawacita Presiden Jokowi.

Selain itu, isu pertanian sekarang adalah merupakan isu pertanian kaum milenial, sehingga pihaknya dari BPTP mendekati kelompok-kelompok tani Milenial sehingga orientasi pertanian kita ini kepada kelompok petani usia muda, yang pasti lebih produktif dan lebih pasti menerima inovasi teknologi yang baru ini adalah esensi dari kegiatan ini.

Lanjut Dr. Ben mengingatkan bahwa dimasa pandemi ini kegiatan Pertanian tidak boleh mati, justru dalam bidang pertanian bertumbuh secara positif dibandingkan dengan sektor lain, walaupun tidak terlalu meningkatkan presentasi pertumbuhan akan tetapi lebih positif dibandingkan dengan sektor lain. Hal ini  yang kami dorong.

“Kemudian kenapa harus aneka sayur, karena aneka sayur ini merupakan komuditas yang mudah dilakukan yang penting fokus juga memberikan nilai ekonomi cukup besar bagi masyarakat, sehingga perlu ekonomi saat Pandemi sehingga salah satu komuditas yang digenjot adalah comuditas hultikultura khususnya aneka sayur,” ungkapnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   Peserta Kongres Demokrat dari NTT Negatif Corona. "Fraksi Demokrat Diminta Dukung Realokasi Anggaran untuk COVID-19
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top