TIMOR

Ini Ini Tuntutan Aliansi Mahasiswa Cipayung TTU yang Berakhir dengan Penyegelan Kantor DPRD

KEFAMENANU, Kilastimor.com-
Aliansi Mahasiswa Cipayung yang terdiri dari PMKRI, GMKI dan GMNI TTU melakukan aksi demonstrasi terhadap DPRD dan Pemda TTU, Jumat (29/10/2021).

Demonstrasi mengemuka dilantaran Aliansi Cipayung di TTU menilai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2021 yang mengatur tentang RPJMD 2021-2026 cacat hukum.

Koordinator Lapangan, Abraham Mabiligi saat ditemui mengatakan, dalam surat Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: BU.660/23/KLHS/2021 tentang Validasi KLHS RPJMD Kabupaten TTU 2021-2026 dalam poin 9 disebutkan bahwa dengan tidak terlaksananya rapat telaah teknis maka dokumen Kajian Lingkungan Hidup Stratrgis (KLHS) RPJMD Kabupaten TTU tahun 2021-2026 tidak tervalidasi dan Peraturan Daerah Kabupaten TTU Noomor 3 tahun 2021 tentang RPJMD tahun 2021-2026 disahkan tanpa persetujuan validasi KLHS sebagai salah satu persyaratan.

“Sehingga, Perda RPJMD yang sudah diparipurnakan dan diperdakan tanpa proses validasi KLHS tidak memenuhi kaidah yang diatur dalam UU dan Peraturan. Dengan demikian Perda RPJMD batal demi hukum,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati TTU pada Jumat (29/10/2021).

Aliansi Mahasiswa Cipayung Kabupaten TTU menyatakan sikap diantaranya sebagai berikut :
1. Mendesak untuk segera merevisi PERDA RPJMD Kabupaten TTU tahun 2021-2026, jika tidak direvisi maka Cipayung Kabupaten TTU menolak setiap program kerja.
2. Memberikan deadline waktu dalam 1 bulan, jika tidak diselesaikan revisi PERDA RPJMD maka kami mendesak Ketua DPRD dan Bupati Kabupaten TTU untuk segera mengundurkan diri.
3. Mendesak untuk mencopot tim penyusun PERDA RPJMD dan membentuk tim baru serta dalam proses meninjau kembali harus melibatkan para teknokrat dan harus transparan.
4. Meminta untuk Pemerintah Kabupaten TTU memonitoring dan mengevaluasi program PAMSIMAS di setiap desa yang berada di Kabupaten TTU.
5. Mengambil langkah hukum sesuai konstitusi yang berlaku.

Baca Juga :   Pemohonan Moeldoko Ditolak, AHY Ketum Demokrat yang Sah

Pantauan media, aksi damai mengambil titik star depan kampus Unimor, gedung DPRD TTU, depan Sekretariat Partai Golkar TTU dan Kantor Bupati TTU.

Masa aksi hendak menemui Anggota DPRD TTU dan Bupati TTU namun tidak ada satu pun menemui masa aksi dikarenakan sedang menjalankan tugas daerah. Karena kondisi itu, nyaris terjadi bentrokan dengan pihak keamanan. Namun petugas berhasil meredam dengan menggunakan Water Cannon. (isto santos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top