RAGAM

SN: 100 Hari Kerja, Kami Berhasil Kembalikan Uang Negara Miliaran Rupiah

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak SH.MH, memastikan bakal memotong gaji para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bila ada temuan di Dinas dan badan yang dipimpinnya masing-masing.
Hal itu disampaikan Bupati Simon Nahak ( SN ) pada saat acara konferensi pers 100 Hari Kerja yang dihadiri oleh Kapolres Malaka yang diwakili Wakapolres Malaka Kompol I Ketut Saba Sekda Malaka, Donatus Bere S.H, Pimpinan OPD Camat lingkup Pemerintah Kabupaten, diaula kantor Bupati Malaka, Senin (4/10/2021).

Menurut SN sapaan karib Bupati Malaka, dimasa kepemimpinannya bersama wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin dimulai dengan Audit dari Kepala desa hingga OPD. “Hari ini kita bicara 100 hari kerja, yaitu tetang hasil audit, kenapa harus Audit ? Audit ini guna memberikan evaluasi terhadap kita semua dan diri saya supaya kita belajar lurus dan ada yang harus kita benahi. Maksud saya kalau kita ingin membersihkan orang lain diri kita harus bersih,” bilangnya.

Selain 99 kepala desa ungkapnya, Inpektorat Malaka melakukan audit pemeriksaan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), Puskesmas dan camat. Hasil temuan sebesar Rp 3.151.636.916, dengan pengembalian sebesar Rp 897.700.279. Sehingga total penyelamatan uang negara dalam masa kerja 100 hari sebesar Rp 2.522.657.803.

“Saya tegaskan Kepada OPD, camat hingga kepala puskesmas, bila ada temuan untuk mengembalikan kerugian negara dengan cara memotong Gaji mereka. Kalau gajinya kalau gajinya minus, saya bakal serahkan dengan aparat penegak hukum,” tuturnya.

Baca Juga :   Bebas Visa, Ramai Pelintas Batas RI-RDTL di Pintu Batas Mota'ain

Untuk diketahui, Program audit 100 Hari Kerja dilakukan melalui Inspektorat Malaka kepada 99 kepala desa yang sudah dilantik ketika zaman bupati terdahulu. Dan terbukti ada hasil temuan pemeriksaan Inpektorat Malaka sebesar Rp 7. 999.832.617.
“Kita memberikan apresiasi kepada tim inspektorat karena sudah membuktikan hasil kerjanya sehingga terjadi pengembalian uang negara sebesar Rp 1.624.937.537. Selain itu bukan hanya 99 anggaran desa yang saja yang diperiksa. Inspektorat Malaka juga memeriksa sejumlah 23 desa lainnya dan menemukan kerugian negara sebesar Rp 5.740.593.100 dikembalikan sebesar Rp 304. 753.798.
Keberhasilan ini bukan saja keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Malaka namun keberhasilan semua pihak yang telah mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati,” tutupnya. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top